Karir Gary Lineker 1990: Momen Ikonik Piala Dunia & Puncak Kejayaan

score.co.id - Karir Gary Lineker 1990 menjadi sebuah etalase sempurna bagi seorang predator kotak penalti, di mana ia mencapai puncak keemasan baik di level klub bersama Tottenham Hotspur maupun saat memimpin lini depan Timnas Inggris di panggung Piala Dunia yang tak terlupakan.
Perayaan emosional Gary Lineker setelah membuka rekening gol Inggris di Piala Dunia 1990 melawan Republik Irlandia.

Dominasi di Liga Inggris Bersama Spurs

Sebelum dunia terpana aksinya di Italia, Lineker lebih dulu mengukuhkan statusnya sebagai juru gedor paling mematikan di tanah Britania. Musim 1989-1990, yang merupakan musim debutnya bersama Tottenham Hotspur setelah kembali dari Barcelona, berjalan fenomenal. Ia langsung tancap gas, menjadi mesin gol utama bagi The Lilywhites. Total 24 gol dari 38 penampilan di First Division (kasta tertinggi Liga Inggris saat itu) bukan hanya membawa Spurs finis di papan atas, tetapi juga mengantarkannya meraih Sepatu Emas sebagai top scorer liga. Ketajamannya ini menjadi modal kepercayaan diri yang luar biasa jelang turnamen terbesar sejagat.

Panggung Dunia Italia '90: Puncak Pembuktian Sang Predator

Piala Dunia Italia 1990 menjadi panggung di mana nama Gary Lineker terukir abadi. Ia tak butuh waktu lama untuk unjuk gigi. Pada laga pembuka grup melawan Republik Irlandia, 11 Juni 1990, ia sudah menjebol gawang lawan saat laga baru berjalan sembilan menit, menyelamatkan Inggris dari kekalahan. Namun, kepahlawanannya yang sesungguhnya tersaji di fase gugur. Menghadapi tim kuda hitam Kamerun di perempat final, Inggris berada di ambang kekalahan. Lineker tampil sebagai penyelamat dengan mencetak dua gol krusial, termasuk gol penentu kemenangan 3-2 di babak perpanjangan waktu, yang membawa The Three Lions ke semi-final.
Aksi Lineker saat mencetak gol kemenangan Inggris atas Kamerun di perempat final Italia '90.

Gol Ikonik dan Air Mata di Turin

Puncak drama terjadi di Stadion delle Alpi, Turin, pada 4 Juli 1990. Inggris berhadapan dengan rival bebuyutan, Jerman Barat. Tertinggal 0-1, asa Inggris tampak meredup. Namun, 10 menit jelang bubaran, momen magis itu tiba. Menyambut umpan panjang dari Paul Parker, Lineker menunjukkan kontrol bola kelas dunia. Seperti yang ia tuturkan dalam sebuah wawancara bersama FIFA, momen itu terjadi begitu cepat.
β€œPaul Parker hit a long ball up and it kind of bounced nicely for me. I just flicked it with my thigh onto my left foot which was never quite as strong as my right and then I thought, β€˜Well, smash it!’ It was, for me, a long range goal!”
Tembakan kaki kirinya sukses menggetarkan jala gawang Bodo Illgner, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksakan laga berlanjut. Meski Inggris akhirnya harus tersingkir lewat adu penalti yang penuh air mata, gol tersebut menjadi salah satu yang paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Momen legendaris saat Lineker melepaskan tembakan kaki kiri yang menyamakan kedudukan melawan Jerman Barat di semi-final Piala Dunia 1990.
Total 4 gol yang ia cetak di Italia '90 menggenapkan koleksinya menjadi 10 gol di panggung Piala Dunia, sebuah rekor bagi pemain Inggris yang masih bertahan hingga hari ini. Lebih istimewa lagi, ia menutup tahun itu dengan meraih FIFA Fair Play Award 1990, sebuah bukti bahwa ia adalah seorang predator buas yang tak pernah sekalipun menerima kartu kuning atau merah sepanjang karier profesionalnya. Tahun 1990 adalah penegasan status Gary Lineker. Bukan hanya sebagai pencetak gol ulung, tetapi juga sebagai ikon sportivitas dan legenda abadi bagi sepak bola Inggris. Bagaimana Anda mengenang momen puncak dalam karir Gary Lineker 1990? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar score.co.id.