Kandang Persija Jakarta Sekarang: Perjalanan Panjang Berlabuh di JIS

SCORE.CO.ID - Persija Jakarta akhirnya menemukan rumah sejati setelah bertahun-tahun jadi tim musafir. Kabar ini jelas bikin lega, bukan cuma buat manajemen dan pemain, tapi juga untuk para Jakmania yang selama ini setia mendukung ke mana pun tim kebanggaan mereka bermain. JIS menjadi kandang Persija Jakarta sekarang. Sebuah akhir manis dari perjalanan panjang yang penuh lika-liku soal kandang. Keputusan ini datang setelah adanya kepastian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan fasilitas modern dan kapasitas besar, stadion ini jadi simbol harapan baru untuk mengembalikan kejayaan tim ibu kota.

Dari GBK hingga Stadion Nomaden

Kalau bicara sejarah, Persija bukan tim yang asing dengan perpindahan kandang. Sejak era Liga Indonesia dimulai pada 1994, mereka sudah sering berpindah-pindah stadion. Salah satu yang paling melekat tentu Stadion Utama Gelora Bung Karno yang kerap jadi markas utama di berbagai musim. Selain itu, ada juga Stadion Lebak Bulus yang punya tempat spesial di hati fans. Stadion ini jadi saksi banyak momen penting sebelum akhirnya dibongkar pada 2015 untuk proyek MRT. Setelah itu, Persija benar-benar seperti kehilangan rumah tetap. Musim 2024/2025 jadi contoh nyata. Dalam satu musim, mereka harus bermain di beberapa stadion berbeda, mulai dari GBK, Patriot Candrabhaga di Bekasi, JIS, hingga Pakansari di Bogor. Kondisi ini tentu tidak ideal, baik dari sisi teknis maupun dukungan suporter.

Kandang Persija Jakarta Sekarang jadi Harapan BaruΒ 

Mewahnya Fasilitas JIS
Mewahnya Fasilitas JIS
Seringnya pindah kandang membuat ritme tim terganggu. Atmosfer pertandingan juga tidak selalu konsisten. Tak heran, Persija sempat kesulitan menjaga performa stabil meski punya skuad yang kompetitif. Dengan ditetapkannya JIS sebagai kandang Persija Jakarta, Macan Kemayoran sekarang punya tempat. Stadion berkapasitas besar ini bukan cuma megah, tapi juga punya fasilitas kelas dunia. Awalnya, manajemen sempat berpikir untuk membangun stadion sendiri. Namun rencana itu batal setelah pemerintah daerah memastikan JIS bisa digunakan secara permanen. Keputusan ini jelas jadi angin segar bagi semua pihak. Bagi para pemain, punya home base tetap berarti stabilitas yang lebih baik. Sementara bagi suporter, ini adalah kesempatan untuk menciptakan atmosfer kandang yang benar-benar menakutkan bagi lawan. Dengan rumah baru ini, Persija tak hanya berharap tampil lebih konsisten, tapi juga kembali berburu gelar. Setelah terakhir kali juara pada 2018, kini saatnya Macan Kemayoran mengaum lagi dan semuanya dimulai dari kandang Persija Jakarta sekarang.