Jumlah Pemain Asing Liga 2: Regulasi Resmi PSSI & Daftar Kuota Klub
ยท sukro score.co.id
score.co.id - Jumlah pemain asing Liga 2 musim 2026 dipastikan tidak berubah, di mana PSSI tetap mematok kuota tiga legiun impor per klub. Keputusan ini menjadi sorotan pekan ini, terutama setelah Persipura Jayapura harus membuat pilihan sulit antara mempertahankan Takuya Matsunaga atau memberi ruang bagi juru gedor baru jelang penutupan bursa transfer paruh musim Februari 2026.
PSSI mempertahankan regulasi tiga pemain asing untuk Liga 2 2025/2026 demi menjaga stabilitas finansial klub.
Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) melalui operator kompetisi PT LIB secara resmi mengumumkan regulasi ini jelang kick-off kompetisi pada 6 September 2025. Langkah ini kontras dengan Liga 1 yang melonggarkan aturan hingga mengizinkan 11 pemain asing didaftarkan. Keputusan mempertahankan kuota tiga pemain di kasta kedua diambil dengan pertimbangan menjaga kesehatan finansial klub dan memberi panggung lebih besar bagi talenta lokal.
Aturan ini merupakan evolusi dari musim 2023/2024 yang hanya memperbolehkan dua pemain asing (satu bebas, satu Asia). Kini, klub memiliki keleluasaan merekrut tiga pemain asing tanpa batasan konfederasi, sebuah perubahan yang disambut baik namun tetap menuntut strategi transfer yang cermat.
Aturan Ketat Pemain Muda Dampingi Kuota Asing
Kebijakan pembatasan impor ini berjalan beriringan dengan regulasi pemain muda yang semakin diperketat. Setiap klub peserta Pegadaian Championship wajib mendaftarkan minimal lima pemain U-21 (kelahiran 1 Januari 2005 atau setelahnya) dalam skuad yang berisikan maksimal 35 nama. Tak hanya itu, satu pemain U-21 wajib turun sebagai starter dan bermain setidaknya 45 menit penuh di setiap laga.
Seorang juru taktik klub Liga 2 memberikan pandangannya kepada Score.co.id mengenai kombinasi aturan ini.
โTekanan untuk hasil instan di liga profesional memang besar. Tapi aturan ini memaksa kami, para pelatih, untuk lebih berani dan kreatif. Kami harus memikirkan strategi jangka panjang, tidak hanya untuk klub, tapi juga untuk sepakbola Indonesia.โ
Kombinasi regulasi ini seolah menjadi pesan jelas dari PSSI: Liga 2 adalah kawah candradimuka bagi bibit-bibit muda, bukan sekadar panggung bagi legiun asing. Upaya profesionalisasi juga didukung dengan penerapan Video Assistant Referee (VAR) secara penuh mulai musim ini.
Juru taktik harus cermat memilih tiga dari legiun asing yang dimiliki untuk didaftarkan di setiap pertandingan.
Dilema Tim Degradasi dan Korban Regulasi
Aturan PSSI Liga 2 ini menjadi tantangan tersendiri bagi tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1: PSS Sleman, Barito Putera, dan PSIS Semarang. Ketiganya harus merombak total komposisi pemain asing mereka yang sebelumnya terbiasa dengan kuota lebih longgar.
Namun, kasus paling nyata terjadi di kubu Mutiara Hitam. Hingga 4 Februari 2026, Persipura Jayapura tercatat memiliki lima pemain asing: Arthur Vieira, Takuya Matsunaga, Williams Lugo, Bima Ragil, dan Victor Mansaray. Dengan batas pemain asing Pegadaian Championship hanya tiga orang, manajemen dan tim pelatih dipaksa mencoret dua nama. Kabar beredar menyebut Takuya Matsunaga, gelandang asal Jepang yang tampil konsisten, menjadi salah satu yang terancam posisinya demi memberi tempat bagi striker anyar.
Situasi ini menggarisbawahi betapa krusialnya strategi transfer di Liga 2. Klub tidak bisa sembarangan menumpuk pemain asing dan harus benar-benar selektif mencari sosok yang paling vital bagi skema permainan.
Meski jumlah pemain asing dibatasi, intensitas persaingan di Liga 2 2025/2026 diprediksi meningkat dengan adanya VAR.
Persaingan di antara 20 klub pesertaโtermasuk tim promosi seperti Sumut United FC, Tornado FC, dan Persiba Balikpapanโdipastikan akan sangat ketat. Keputusan PSSI ini akan menguji kedalaman skuad lokal dan kecerdikan setiap pelatih dalam meramu tim.
Dinamika bursa transfer dan penerapan aturan ini akan terus memanas. Pantau terus update terbaru seputar jumlah pemain asing Liga 2 dan persiapan tim favorit Anda hanya di score.co.id.