Pemain Iran Dicoret Skuad Piala Dunia 2026: Alasan Politik yang Bikin Pemerintah Marah

score.co.id - Iran dicoret skuad Piala Dunia 2026 menjadi tajuk utama yang mengguncang dunia sepak bola internasional pekan ini. Sang juru gedor andalan, Sardar Azmoun, secara mengejutkan didepak dari daftar 26 pemain yang akan berlaga di Amerika Serikatβ€”sebuah manuver yang disinyalir bukan karena masalah teknis, melainkan murni intervensi politik tingkat tinggi.
Sardar Azmoun saat mengenakan jersey timnas Iran sebelum konflik memanas.

Siapa Sardar Azmoun yang Dicoret

Bukan pemain sembarangan, Azmoun adalah mesin gol sejati. Dengan catatan fantastis 57 gol dari 91 caps, dia adalah tumpuan lini depan yang sulit dicari penggantinya. Kepergiannya menyisakan lubang besar di sektor serang Timnas Iran menjelang turnamen akbar ini.

Alasan Politik di Balik Pencoretan

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Kabar burung berubah menjadi fakta pahit ketika otoritas setempat dikabarkan murka akibat unggahan media sosial sang pemain di tengah memanasnya konflik Iran, AS, dan Israel. Bagi pemerintah, tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk ketidaksetiaan yang fatal.
"Azmoun dikeluarkan dari tim nasional karena dianggap tidak loyal kepada pemerintah," tulis laporan Reuters mengenai situasi panas di internal skuad Iran.
Langkah ini dianggap gila. Membuang striker kelas dunia di saat krusial hanya demi memuaskan sentimen politikβ€”sebuah perjudian yang dipertaruhkan oleh federasi di bawah tekanan rezim.
Skuad Iran Piala Dunia 2026 saat sesi latihan di Antalya, Turki.

Skuad Iran Tanpa Azmoun

Tanpa kehadiran sang bintang, pelatih Amir Ghalenoei kini harus memutar otak. Skuad final ini didominasi oleh 17 pemain dari liga domestik yang bahkan sempat terhenti kompetisinya sejak Februari akibat gejolak regional. Beban besar kini dipikul oleh Mehdi Taremi sebagai kapten, dibantu oleh kreativitas Alireza Jahanbakhsh di lini tengah. Apakah mereka sanggup bertahan di tanah Amerika? Dengan kondisi kebugaran pemain lokal yang dipertanyakan, perjalanan Iran akan sangat terjal. Tekanan mental pun tak terelakkan, mengingat pemerintah Iran secara terbuka menunjukkan ketidaksukaan harus bertanding di negara musuh.

Reaksi Pemerintah dan Publik Iran

Situasi ini menciptakan polemik tajam di dalam negeri. Bahkan Wakil Presiden Iran sempat melayangkan protes keras agar sang striker dipanggil kembali, namun permintaan itu dimentahkan begitu saja oleh otoritas sepak bola. Publik kini hanya bisa bertanya-tanya; seberapa jauh dampak keputusan ini bagi performa tim di lapangan? Waktu yang akan menjawab semuanya. Tetaplah memantau perkembangan terbaru mengenai drama Iran dicoret skuad Piala Dunia 2026 dan berita bola dunia lainnya hanya di score.co.id.