Tiga Pilar Warisan Queiroz yang Wajib Dikunci
Pemain pertama yang wajib mendapat pengawalan ketat adalah Essam Al-Subhi. Penyerang tajam milik Al-Quwa Al-Jawiya ini dikenal sangat oportunis di dalam kotak penalti. Tercatat, Essam Al-Subhi mengoleksi 18 gol dari 63 penampilan internasional bersama tim nasional Oman. Bukan hanya lini serang, kreativitas lini tengah Oman juga bertumpu pada sosok Salah Al-Yahyaei. Playmaker lincah berusia 30 tahun ini merupakan kreator serangan utama yang biasa beroperasi di sektor sayap kanan. Publik sepak bola Asia tentu ingat bagaimana Salah Al-Yahyaei mencetak gol tunggal kemenangan bersejarah Oman atas Jepang pada kualifikasi Piala Dunia 2022 silam.
Baca Juga: Rencana Timnas Indonesia ke Yordania November Nanti: PSSI Beri Respons soal FIFA Matchday
Sektor pertahanan dan transisi Oman juga memiliki jenderal lapangan tengah yang sangat tangguh dalam diri Harib Al-Saadi. Pemain senior dengan lebih dari 90 caps internasional ini bertindak sebagai metronom permainan sekaligus pemutus serangan pertama lawan. Keberadaan Harib Al-Saadi membuat transisi bermain Oman dari bertahan ke menyerang berjalan sangat mulus dan cepat.
Dominasi Statistik dan Rekor Pertemuan Kedua Tim
Secara peringkat FIFA, Oman memang berada di atas kertas dengan menempati posisi kisaran 70-80 dunia, sedangkan Indonesia berada di peringkat 120-130. Rekor pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada tahun 2021, di mana Oman berhasil unggul tipis dengan skor 3-2. Gaya bermain pragmatis yang kini diadaptasi oleh pelatih Oman Tarik Sektioui diprediksi akan kembali menyulitkan skema serangan balik Indonesia. Meskipun memiliki rekor pertemuan yang kurang berpihak, skuad Garuda di bawah asuhan Herdman diyakini mampu memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukung sendiri. Kedisiplinan dalam meredam pergerakan para pemain kunci Oman Carlos Queiroz akan menjadi kunci utama untuk mengamankan hasil positif di Jakarta."This comes as part of efforts to improve the team's performances for upcoming games," rilis resmi Oman Football Association saat menjelaskan perubahan kursi kepelatihan mereka.