Kontrak Hingga 2027 yang Berakhir di 2026: Hitung-hitungan Pesangon Hong myung bo
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Pesangon Hong myung bomenjadi isu panas setelah sang juru taktik resmi menanggalkan jabatannya lebih awal dari kesepakatan. Kegagalan total di fase grup Piala Dunia 2026 memicu gelombang kemarahan publik yang tak lagi terbendung. Meski kontraknya diproyeksikan bertahan hingga Piala Asia 2027, Hong memilih mundur setelah tekanan politik dan sosial mencapai puncaknya di Seoul.
Latar Belakang Kontrak Hong Myung-bo Hingga 2027
Hong Myung-bo kembali dipercaya menakhodai Taegeuk Warriors pada Juli 2024. Dia datang untuk menggantikan JΓΌrgen Klinsmann dengan misi ambisius: menjaga tradisi Korea Selatan di panggung dunia. KFA memberikan mandat panjang melalui kontrak yang seharusnya berakhir pada Januari atau Februari 2027, tepat setelah Piala Asia AFC usai.
Langkah ini awalnya dianggap sebagai stabilitas. Namun, realita di lapangan berbicara lain. Visi jangka panjang tersebut hancur berkeping-keping hanya dalam hitungan hari di turnamen musim panas 2026.
Kronologi Tragedi Piala Dunia 2026: Dari Harapan Menuju Cemoohan
Perjalanan Korea Selatan di Grup A dimulai dengan cukup menjanjikan. Mereka berhasil menundukkan Ceko dengan skor 2-1. Namun, performa Son Heung-min dkk merosot tajam pada dua laga berikutnya. Kekalahan beruntun 1-0 dari Meksiko dan Afrika Selatan memastikan koper mereka harus dikemas lebih cepat.
Pernyataan Keras Hong Myung-bo dan Presiden Lee Jae-myung
Kekalahan dari Afrika Selatan menjadi pemantik api. Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, secara terbuka melabeli Hong sebagai sosok yang tidak mampu. Dia bahkan memerintahkan audit menyeluruh terhadap program tim nasional.
"Saya tidak bisa memberikan hasil yang diharapkan rakyat kami. Seluruh tanggung jawab ada pada saya," ujar Hong dalam konferensi pers emosional pada 28 Juni 2026. Dia mengaku keputusan mengambil peran ini tidak mudah, namun dia memilih bertanggung jawab sampai detik terakhir melalui pengunduran diri ini.
Pesangon Hong myung bo - Pelatih Hong Myung-bo menatap lapangan saat memimpin timnas Korea Selatan sebelum turnamen dimulai.
Secara hukum, menghitung sisa kompensasi pelatih tingkat nasional selalu rumit. Kontrak Hong sebenarnya masih menyisakan masa kerja sekitar tujuh bulan hingga Januari 2027. Dalam standar sepak bola internasional, pemutusan kontrak sepihak oleh federasi mewajibkan pembayaran sisa gaji pokok secara penuh.
Sisa Durasi Kontrak dan Opsi Penyelesaian Damai
Status pengunduran diri Hong yang bersifat sukarela menjadi kunci utama dalam hitungan ini. KFA kemungkinan besar tidak akan membayar nilai kontrak penuh karena Hong yang memilih mundur, bukan dipecat secara sepihak. Meskipun media lokal menyebut kontrak ini berakhir 18 bulan lebih cepat dari rencana strategis awal, negosiasi penyelesaian damai sedang berlangsung di balik pintu tertutup.
Hingga akhir Juni 2026, KFA belum berani membocorkan angka pasti dalam Won atau Dollar. Mereka sedang berada di bawah pengawasan ketat pemerintah terkait penggunaan anggaran negara.
Korea Selatan Piala Dunia 2026 - Suasana tegang saat Hong Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya di hadapan media.
Dampak Pemecatan Terhadap Sepak Bola Korea Selatan
Kepulangan tim pada 1 Juli 2026 di Bandara Incheon menunjukkan betapa hancurnya kepercayaan publik. Sebanyak 160 personel polisi anti-huru-hara dikerahkan hanya untuk mengawal kepulangan tim menyusul adanya ancaman pembunuhan terhadap Hong.
Presiden Lee menegaskan bahwa ini adalah kegagalan organisasional dan personel. Kepergian Hong meninggalkan lubang besar sekaligus trauma mendalam bagi struktur kepelatihan di Korea Selatan. Federasi kini harus mencari sosok baru yang berani memikul beban ekspektasi publik yang semakin tidak realistis.
Pastikan Anda terus mengikuti perkembangan detail negosiasi kontrak dan berita eksklusif sepak bola Asia lainnya hanya di score.co.id sekarang juga.