SCORE.CO.ID - Lazio harus menelan kekecewaan besar setelah tersingkir dari Coppa Italia secara mengejutkan. Gennaro Gattuso frustasi melihat timnya kalah 0-2 dari Mantova di Stadio Olimpico, Minggu (17/8/2026).Hasil tersebut tentu terasa pahit bagi Lazio. Bermain di hadapan pendukung sendiri, I Biancocelesti justru tidak mampu mengatasi perlawanan klub Serie B tersebut.Lazio akhirnya harus mengakhiri perjalanan di Coppa Italia pada babak 64 besar. Kekalahan ini juga menjadi kejutan karena Lazio berstatus sebagai salah satu tim Serie A.Lebih menyakitkan lagi, Lazio baru beberapa bulan lalu tampil di final Coppa Italia. Kini, mereka malah harus angkat koper sejak babak awal.
Gennaro Gattuso Frustasi dan Minta Maaf kepada Fans
Gattuso tidak berusaha mencari kambing hitam setelah pertandingan. Pelatih anyar Lazio tersebut mengakui timnya tampil jauh dari harapan.Gattuso bahkan meminta maaf secara langsung kepada para pendukung Lazio. Ia juga menyatakan siap bertanggung jawab atas hasil mengecewakan tersebut.βKami kena pukulan telak di wajah, dan saya pasang badan untuk ini,β ujar Gattuso kepada Sportmediaset.Menurutnya, Lazio bermain terlalu ragu-ragu pada babak pertama. Para pemain juga dinilai kurang agresif ketika menghadapi tekanan Mantova.Situasi mulai membaik setelah jeda pertandingan. Lazio sempat menciptakan beberapa peluang untuk memperkecil ketertinggalan.Namun, permainan mereka tetap belum sesuai dengan rencana Gattuso. Mantova mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.Gattuso memahami kekecewaan suporter. Ia pun meminta para pemain segera bangkit dan memperbaiki performa.
Gattuso Tak Mau Jadikan Transfer sebagai Alasan
Lazio Kalah 2-0 Saat Melawan MantovaGattuso menyadari proses membangun tim baru membutuhkan waktu. Ia baru sekitar 40 hari bekerja bersama skuad Lazio.Waktu tersebut dinilai belum cukup untuk menerapkan seluruh filosofi permainan yang diinginkannya. Meski demikian, Gattuso tidak ingin menjadikan proses adaptasi sebagai alasan utama.Menurutnya, para pemain sudah berusaha keras. Tantangannya sekarang adalah mempercepat pemahaman terhadap sistem permainan.Lazio sebenarnya baru saja menyelesaikan transfer Davide Frattesi. Gelandang tersebut bahkan dimainkan pada menit ke-71 untuk membantu mengejar ketertinggalan.Sayangnya, kehadiran Frattesi belum mampu mengubah jalannya pertandingan. Lazio tetap gagal mencetak gol hingga laga berakhir.Ketika ditanya mengenai aktivitas transfer klub, Gattuso memilih tidak banyak berkomentar. Ia tidak ingin kekalahan tersebut hanya dikaitkan dengan kekurangan skuad.Menurutnya, terlalu mudah menyalahkan bursa transfer setelah hasil buruk. Lazio harus melihat masalah secara menyeluruh dan segera memperbaikinya.Kekalahan dari Mantova menjadi peringatan keras bagi Lazio sebelum menjalani kompetisi berikutnya. Gennaro Gattuso frustasi, tetapi ia memilih menundukkan kepala, bekerja lebih keras, dan membawa Lazio bangkit.