Ganda Putra Indonesia Masih Jadi Tulang Punggung Raih Gelar 2026

SCORE.CO.ID - Masih sama dan tetap sama, dari lima sektor bulutangkis yaitu Ganda Campuran, Tunggal Putra, Tunggal Putri, Ganda Putri. Tapi hanya Ganda Putra yang selalu jadi tulang punggung PBSI dalam meraih gelar. Dari pagelaran BWF Super Series sejak awal Januari 2026. Lima sektor tersebut baru berhasil meraih 9 perolehan medali world tour tahun ini. Paling mentok dan tidak berpengaruh adalah sektor ganda campuran. Sering bongkar pasang seperti Rayhan/Lisa ke Rayhan/Gloria. Lalu Rinov/Phita yang sampai pihak laki-lakinya pindah ke luar negeri. Hingga pasangan baru Jafar/Felisha sampai sekarang hanya mampu meraih 300 super series. Tunggal putri lagi. Putri KW masih belum bisa mempersembahkan gelar untuk Merah-Putih. Terlebih selalu An-Se Young yang berhasil medali baik itu super 500, super 750 hingga super 1000 Tunggal putra masih ada harapan. Lewat Jonathan Christie meraih perak pada Indonesia Open 2026 super 1000.Β  Ganda Putri juga zonk. Terakhir kali pasangan ini yaitu Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia berhasil meraih Thailand Masters 2026 yaitu super 300 saja. Sisanya zonk lagi.

Hanya Ganda Putra Indonesia Masih Jadi Tulang Punggung

Melalui ganda putra Indonesia masih dianggap di bulutangkis dunia.Β  Bisa dibilang Indonesia punya kutukan raih gelar super 1000 dan super 750 tetapi semua dipatahkan oleh Fajar/Fikri yang berhasil meraih gelar China Open 2026 dan Jepang Open 2026. Pasangan Ganda Putra Indonesia itu sukses meraih kemenangan dengan skor 16-21, 21-19, 21-19 pada laga yang digelar di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (26/7/2026) lalu. Mereka berhasil dua kali comeback, juga di turnamen Jepang Open 2026 dengan lawan yang sama yaitu kemenangan dua set langsung atas lawan yang sama yaitu 21-19 dan 21-17. Kesuksesan Fajar/Fikri juga membuat nama Indonesia semakin berkibar di sektor ganda Japan Open.Β  Semua total ada 16 gelar juara mempertajam rekor terbanyak. Indonesia jauh mengungguli Korea Selatan (11), China (7), dan Malaysia (4), meski sempat mengalami puasa gelar sejak 2019. Dan kini perolehan medali BWF Tour posisi Indonesia naik ke peringkat ke-5 dengan poin 7 medali dibawah Taipei dan Jepang. Medali ini bisa bertambah lagi pastinya.