Florentino Perez Diserang Suporter: Tetap Menolak Tinggalkan Real Madrid
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID - Biasanya, Santiago Bernabeu Stadium menjadi tempat lahirnya sorak kemenangan dan malam-malam magis. Namun kini, stadion megah itu justru dipenuhi ketegangan, siulan, hingga teriakan yang jarang terdengar dalam satu dekade terakhir yakni nama Florentino Perez diserang suporter untuk segera mundur.
Kekecewaan Florentino Perez Diserang SuporterΒ
Tekanan besar mulai mengarah langsung kepada Florentino Perez diserang suporter setelah performa Real Madrid dianggap jauh dari ekspektasi. Publik Madrid yang biasanya sabar kini mulai kehilangan kesabaran.Β Rentetan hasil mengecewakan membuat suasana internal klub memanas, bahkan hubungan antara manajemen dan suporter mulai terlihat retak.Perez akhirnya memilih buka suara lewat konferensi pers khusus. Namun alih-alih melembutkan situasi, sang presiden justru tampil penuh perlawanan.Ia mengaku sangat terganggu melihat para pemain mendapat cemoohan dari pendukung sendiri di Bernabeu. Menurut Perez, kritik yang berlebihan justru membuat mental tim semakin jatuh di tengah periode sulit.Baginya, tugas suporter adalah memberikan dukungan, bukan ikut menambah tekanan.Β Ia bahkan menyebut atmosfer stadion belakangan terasa seperti sirkus karena pemain terus menjadi sasaran siulan saat tampil buruk.Situasi itu memang cukup mengejutkan. Selama bertahun-tahun, Perez dikenal sebagai sosok kuat yang hampir tak tersentuh kritik besar dari fans Madrid.Β Namun musim ini berbeda. Banyak pendukung mulai mempertanyakan arah proyek klub, terutama setelah performa tim dianggap tidak stabil di berbagai kompetisi.Tak hanya itu, ruang ganti Real Madrid juga disebut sedang tidak sepenuhnya harmonis. Rumor kebocoran internal dan konflik kecil antarpemain makin memperkeruh suasana di sekitar klub.
Meski tekanan semakin besar,Β Perez ternyata tidak punya niat sedikit pun untuk mundur.Β Sebaliknya, ia justru menantang para pengkritiknya untuk menghadapi dirinya secara langsung dalam pemilihan presiden klub berikutnya.Perez juga menuding ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan kemarahan suporter demi menciptakan kekacauan di tribun Bernabeu.Β Ia secara khusus menyinggung kelompok ultras yang dianggap masih mencoba mempengaruhi atmosfer stadion.Menurut Perez, Real Madrid harus tetap berada di tangan para anggota klub, bukan dikendalikan kelompok tertentu yang ingin membuat situasi semakin panas.Β Kini, laga kandang melawan Real Oviedo menjadi ujian berikutnya bagi Perez dan Real Madrid.Β Semua mata akan tertuju ke Bernabeu untuk melihat bagaimana reaksi publik terhadap sosok yang selama ini dianggap sebagai arsitek era modern Los Blancos. Drama di Madrid tampaknya masih jauh dari kata selesai.