Fakta Sejarah Los Blancos: Sebenarnya Real Madrid Puasa Gelar Berapa Tahun?

score.co.id - Real Madrid Puasa Gelar Berapa Tahun sering kali menjadi topik hangat saat raksasa Spanyol ini menemui jalan buntu dalam perburuan trofi. Meskipun menyandang status sebagai raja Eropa, sejarah mencatat bahwa Los Blancos pernah mengalami periode kering yang cukup ekstrem. Statistik menunjukkan bahwa klub ini pernah melewati penantian belasan tahun hingga paceklik trofi mayor yang terulang di era modern 2026.
Real Madrid 1932-1953 puasa gelar La Liga 18 musim trofi lama

Puasa Terlama Los Blancos: 18 Musim La Liga 1932-1953

Penantian terpanjang klub asal ibukota Spanyol ini terjadi pada rentang tahun 1932 hingga 1953. Selama periode tersebut, Si Putih gagal mengamankan gelar juara liga domestik selama 18 musim kompetisi. Catatan kelam ini menjadi titik nadir dalam sejarah panjang mereka di kancah sepak bola Spanyol sebelum akhirnya bangkit menjadi kekuatan dominan.

3 Tahun Perang Saudara Tidak Dihitung, Setelah Itu Tidak Lebih dari 5 Tahun

Penting untuk memahami bahwa dalam rentang 18 musim tersebut, terdapat tiga tahun saat kompetisi terhenti total akibat Perang Saudara Spanyol antara 1936 hingga 1939. Namun, setelah gelar juara diraih kembali pada 1953, tren prestasi El Real membaik secara signifikan. Sejak era tersebut hingga tahun 1985, klub tidak pernah absen mengangkat trofi liga lebih dari lima tahun berturut-turut.

Daftar Musim Tanpa Gelar Abad 21: Hanya 4 Kali Sejak 2000

Memasuki milenium baru, frekuensi kegagalan total dalam satu musim sangatlah minim bagi penghuni Santiago Bernabeu. Tercatat hanya empat kali mereka menutup tahun tanpa tambahan satu pun gelar mayor ke dalam lemari trofi. Hal ini membuktikan konsistensi tim meskipun pergantian pelatih dan pemain bintang terjadi secara masif di setiap musimnya.

2004-05, 2005-06, 2009-10 Alcorconazo, 2020-21

Kampanye 2004 hingga 2006 menjadi momen paling menyakitkan karena untuk pertama kalinya sejak 1984, tim menderita puasa gelar beruntun selama dua musim. Bahkan kehadiran Cristiano Ronaldo pada 2009-10 belum mampu menghentikan dominasi Barcelona arahan Guardiola. Bahkan, kekalahan memalukan dari Alcorcon di Copa del Rey menjadi noda hitam yang dikenal sebagai Alcorconazo sebelum puasa kembali terjadi pada 2020-21 akibat badai cedera di era pandemi.

Puasa Gelar Saat Ini: 2 Tahun Tanpa Trofi Mayor Sejak UCL 2024

Kondisi terkini per Juni 2026 menunjukkan fenomena yang jarang terjadi, yakni dua tahun tanpa gelar prestisius sejak kemenangan di Wembley pada 2024. Walaupun skuad asuhan Carlo Ancelotti sempat memenangkan UEFA Super Cup dan Intercontinental Cup, trofi utama seperti La Liga dan Champions League masih sulit digapai. Penantian ini merupakan yang pertama kalinya terulang sejak kegagalan periode 2006 silam.

Kalah dari Albacete, Bayern Munich, dan Finis Runner-up La Liga 2025/26

Performa musim 2025/26 menyisakan luka dalam bagi pendukung setia Madridistas. Mereka harus puas finis di posisi kedua klasemen liga dengan selisih tujuh poin dari pemuncak takhta. Di kompetisi lain, langkah mereka dihentikan oleh Albacete secara mengejutkan pada babak 16 besar Copa del Rey, serta tersingkir di tangan Bayern Munich pada perempat final Champions League.

Puasa Spesifik: Copa del Rey 9 Tahun (2014-2023) dan 17 Tahun Tanpa Back-to-Back La Liga

Selain trofi liga, sejarah mencatat penantian panjang selama sembilan tahun di ajang Copa del Rey sebelum akhirnya juara pada 2023 melawan Osasuna. Bahkan, tim ini sempat kesulitan mempertahankan gelar liga secara berturut-turut selama 17 tahun. Dinamika ini memperlihatkan bahwa meskipun bergelimang bintang, tantangan konsistensi tetap menjadi momok nyata bagi klub sebesar Madrid.

Dapatkan analisis mendalam dan berita sepak bola terbaru yang selalu diperbarui secara akurat untuk Anda hanya dengan mengunjungi score.co.id sekarang juga.