Ribut-ribut Tanpa Sebab: Cesc Fabregas Disebut "Bajingan" oleh Massimiliano Allegri, Kenapa?

SCORE.CO.ID - Ribut-ribut di bangku Serie A mulai terjadi sudah sampai 3 hari hingga hari ini, Sabtu (21/2/2026). Kali ini Cesc Fabregas yang disenggol oleh Massimiliano Allegri.Β 
Awal mula perkelahian ketika Como ( Klub yang diasuh Fabregas ) meraih hasil imbang atas AC Milan, Kamis lalu (19/2/2026).Β  Milan melewatkan kesempatan untuk memperkecil jarak dengan Inter Milan di puncak Serie A karena mereka harus berjuang keras setelah tertinggal di San Siro untuk meraih satu poin berkat gol dari Rafael Leao. Namun, topik pembicaraan utama setelah pertandingan usai adalah perilaku Fabregas yang kasar.Β  Pelatih asal Spanyol yang baru direkrut sejak 2023 membuat ulah ketika ia mengulurkan tangan melintasi garis lapangan dan melakukan kontak fisik dengan bintang Rossoneri, Alexis Saelmaekers, saat pertandingan sedang berlangsung.
Fabregas saat diwawancarai awak media
Fabregas saat diwawancarai awak media lepas ribut dengan Allegri, Kamis malam
Pemain sayap itu bereaksi terhadap kontak tersebut, yang kemudian memicu respons dari Fabregas. Allegri ikut terlibat dan akhirnya diusir dari lapangan. Saat itu terjadi pertengkaran sengit dengan Fabregas di belakang panggung dengan Allegri setelah pertandingan, di mana ia berteriak: β€œKau anak kecil, kau bajingan, kau anak kecil yang baru mulai menjadi pelatih!” Ketegangan antara Cesc Fabregas dan Massimiliano Allegri langsung meledak pada menit ke-78. Wasit kemudian mengambil keputusan: Allegri diusir keluar lapangan. Sementara itu, Fabregas tetap berada di bangku cadangan. Ketegangan berlanjut hingga setelah laga usai. Fabregas disebut telah menyampaikan permintaan maaf, namun Allegri tampak tidak puas. Sang pelatih Milan bahkan menyindir, β€œLain kali, saya juga akan masuk ke lapangan.” Situasi kembali memanas sebelum konferensi pers, ketika keduanya kembali terlibat adu kata dengan nada tinggi. Insiden ini menjadi salah satu momen paling panas dalam pertandingan tersebut dan kini memicu perdebatan luas tentang batas perilaku di area teknis. Tapi setelah ribut-ribut tanpa sebab, Fabregas langsung meminta maaf di depan awak media.Β  "Saya minta maaf, itu hanya sentuhan kecil dan reaksi Allegri berlebihan, tetapi saya akui seharusnya saya tidak melakukannya,” aku pelatih Como itu. β€œItu adalah perilaku yang tidak sportif. Seperti yang dikatakan pelatih Inter, Cristian Chivu, beberapa hari yang lalu, kita harus menjaga diri kita sendiri, terutama jika Anda seorang pelatih", tutup keterangannya.Β