Derbi Jatim Persik vs Arema: Misi Balas Dendam dan Ambisi Jauhi Zona Degradasi

score.co.id - Derbi Jatim Persik vs Arema dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 akhir pekan ini dipastikan sarat akan muatan emosi. Bagi juru taktik Persik Kediri, Marcos Reina, laga ini bukan sekadar soal gengsi, melainkan pertaruhan harga diri dan misi balas dendam setelah kekalahan menyakitkan di putaran pertama.
Momen krusial di kotak penalti Arema FC pada pertemuan pertama Derbi Jatim musim ini di Stadion Kanjuruhan.
Duel panas yang akan tersaji di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Minggu (3/5/2026) sore, menjadi laga hidup-mati bagi skuad Macan Putih. Mereka wajib mengamankan tiga poin penuh untuk menjauh dari bayang-bayang zona degradasi yang semakin mengancam.

Misi Ganda Macan Putih: Balas Dendam dan Bertahan

Luka dari pertemuan pertama pada 11 Januari 2026 lalu jelas masih membekas. Kemenangan Arema FC yang sudah di depan mata sirna secara dramatis. Gol bunuh diri Mochammad Supriadi di menit 90+5, disusul gol kemenangan Ian Puleio sesaat setelahnya, menjadi pil pahit yang harus ditelan Persik. Kini, situasinya berbeda. Persik tidak hanya membawa dendam, tetapi juga beban untuk selamat. Bertengger di peringkat 12 dengan 33 poin dari 30 laga, mereka hanya terpaut enam angka dari Persis Solo yang berada di bibir jurang degradasi. Pelatih Marcos Reina menegaskan betapa vitalnya pertandingan ini bagi tim dan para suporter yang tak bisa hadir langsung di stadion. Dukungan yang diberikan sebelum tim berangkat menjadi bahan bakar utama.
"Kehadiran suporter kemarin jadi spirit bagi pemain. Mereka tahu ini pertandingan penuh gengsi. Kami juga tahu ini bukan sekadar Derbi Jatim. Kami harus menang untuk dibawa pulang ke Kediri untuk suporter. Kami tahu apa arti pertandingan ini bagi mereka," ujar Marcos Reina.
Drama di menit akhir: Momen gol bunuh diri yang membalikkan keadaan untuk Arema FC pada putaran pertama BRI Super League.

Singo Edan Cari Pelampiasan Usai Dibantai

Di kubu seberang, Arema FC Singo Edan datang dengan kondisi terluka. Meski posisi mereka di klasemen relatif lebih aman di peringkat 11 dengan 39 poin, kekalahan telak 0-4 dari rival abadi Persebaya Surabaya di laga sebelumnya menjadi tamparan keras. Laga melawan Persik menjadi ajang pelampiasan yang sempurna bagi skuad asuhan Marcos Santos untuk mengembalikan kepercayaan diri dan harga diri tim. Tampil di tempat netral dan tanpa penonton bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Singo Edan untuk bermain lebih lepas tanpa tekanan. Panitia pelaksana Persik memang memutuskan memindahkan venue dari Stadion Brawijaya ke Gresik sebagai langkah antisipasi demi menjaga kondusivitas. Keputusan ini membuat kedua tim akan bertarung murni adu strategi di atas lapangan hijau.

Adu Taktik di Laga Tanpa Penonton

Marcos Reina diprediksi akan menurunkan skema menyerang 4-3-3 sejak menit awal. Trio asing Ernesto Gomes, Jose Enrique, dan Adrian Luna diharapkan mampu menjadi pembeda di lini depan. Sementara itu, Arema FC kemungkinan besar akan mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan Adi Satryo sebagai palang pintu terakhir. Pertarungan ini bukan lagi sekadar perebutan poin, melainkan pertempuran mental antara tim yang berjuang untuk bertahan dan tim yang ingin memulihkan martabatnya. Atmosfer panas Derbi Jatim akan tetap terasa meski tribun stadion senyap.
Juru taktik Persik Kediri, Marcos Reina, memimpin pasukannya dalam laga krusial tanpa penonton di Gresik.
Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang dalam duel penuh gengsi ini? Apakah Macan Putih mampu menuntaskan dendamnya, atau justru Singo Edan yang akan kembali mengaum? Jangan lewatkan setiap detik panasnya persaingan dalam Derbi Jatim Persik vs Arema, dan dapatkan update terlengkap hanya di score.co.id.