Dedik Setiawan Arema FC Resmi Dilepas, Ini Kata Sang Striker
Β· sukro score.co.id
score.co.id β Dedik Setiawan Arema FC resmi berpisah dengan manajemen Singo Edan pada Selasa, 10 Juni 2026, setelah mengabdi selama hampir satu dekade di Malang. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu penyerang lokal paling ikonik di kompetisi Liga 1 sebelum musim 2026/2027 dimulai.
Arema FC resmi berpisah dengan Dedik Setiawan 10 Juni 2026
Satu dekade pengabdian berakhir di Malang
Kebersamaan yang terjalin sejak tahun 2016 akhirnya menemui titik akhir ketika manajemen mengumumkan status bebas transfer bagi sang pemain. Selama sepuluh tahun terakhir, penyerang yang identik dengan nomor punggung 27 ini telah melewati berbagai dinamika klub, mulai dari masa kejayaan hingga periode tersulit pasca Tragedi Kanjuruhan. Keputusan Arema FC lepas Dedik 2026 mengejutkan banyak pihak, mengingat loyalitasnya yang jarang ditemukan pada pemain era modern.
Pernyataan resmi General Manager Yusrinal Fitriandi
General Manager klub, Yusrinal Arema FC, memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi sang pemain selama berada di Bumi Arema. "Dedik Setiawan adalah sosok yang tumbuh bersama klub ini. Hampir sepuluh tahun ia memberikan tenaga, pikiran, dan hatinya," ungkap Yusrinal dalam rilis resminya. Pihak manajemen menegaskan bahwa pintu silaturahmi akan selalu terbuka karena ia sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Singo Edan.
Melihat kembali data yang ada, statistik Dedik Setiawan Arema menunjukkan kontribusi yang luar biasa bagi lini serang tim. Sejak melakoni debut di tim senior pada 2016, ia tercatat telah turun dalam 206 pertandingan resmi. Ketajamannya terbukti dengan torehan 51 gol dan 21 assist, sebuah angka yang menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol lokal terbanyak dalam sejarah klub.
4 gelar Piala Presiden bersama Singo Edan
Prestasi Dedik tidak hanya sekadar angka di atas kertas, namun juga berupa trofi nyata di lemari gelar klub. Ia merupakan bagian krusial dari skuad yang berhasil memenangkan empat gelar juara Piala Presiden. Kesuksesan di turnamen pramusim paling bergengsi tersebut menjadi bukti bahwa ia selalu mampu tampil prima di saat-saat krusial.
Cedera ACL yang menghambat karier
Perjalanan karier pemain asli Malang ini tidak selamanya mulus karena ia sempat dihantam cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament). Cedera serius tersebut sempat memaksanya menepi dari lapangan hijau dalam waktu yang cukup lama. Namun, semangat pantang menyerahnya membuat ia mampu kembali ke level tertinggi meski banyak penggemar berspekulasi mengenai performanya andai cedera tersebut tidak pernah terjadi.
Perjalanan Dedik Setiawan di Timnas Indonesia
Runner-up AFF 2020
Penampilan konsisten di level klub sempat membawa karir Dedik Setiawan Timnas Indonesia melambung tinggi. Ia merupakan bagian dari skuad Garuda yang meraih posisi runner-up pada ajang AFF 2020. Pengalaman internasional ini semakin memperkaya kualitas permainannya sebagai penyerang yang memiliki kecepatan dan penempatan posisi yang baik.
Striker asli Malang kebanggaan Aremania
Sebagai putra daerah, ia memikul beban ekspektasi besar dari publik Malang. Keberhasilannya menembus skuad utama dan tetap bertahan selama satu dekade menjadikannya simbol kebanggaan. Ia membuktikan bahwa talenta lokal Malang mampu bersaing dengan penyerang asing di ketatnya persaingan Liga 1.
Segera setelah pengumuman resmi keluar, media sosial dibanjiri oleh ucapan perpisahan dari para pendukung setia. Tagar "Matur Nuwun Sam Dedik" menjadi viral di berbagai platform sebagai bentuk apresiasi atas loyalitasnya. Meski banyak yang mengaitkan kabar ini dengan isu Dedik Setiawan pensiun Arema, para fans tetap memberikan dukungan penuh untuk langkah selanjutnya.
Julukan Dedik Drogba di kalangan Aremania
Nama Dedik Drogba Arema FC melekat erat karena gaya mainnya yang sering disamakan dengan legenda Chelsea, Didier Drogba. Julukan ini muncul dari tribun stadion dan terus digaungkan oleh Aremania setiap kali ia mencetak gol. Selebrasi khasnya yang menunjukkan lambang klub di dada akan menjadi memori yang sulit dilupakan oleh publik Kanjuruhan.
Kemana Dedik Setiawan selanjutnya?
Belum ada klub baru per 12 Juni 2026
Hingga tanggal 12 Juni 2026, teka-teki mengenai pelabuhan baru sang striker masih belum terjawab. Sejumlah klub Liga 1 dikabarkan tertarik menggunakan jasanya, namun belum ada negosiasi yang mencapai tahap final. Statusnya yang bebas transfer tentu menjadikannya komoditi panas di bursa transfer musim ini.
Belum ada pernyataan resmi dari sang striker
Sampai saat ini, sang pemain sendiri belum memberikan pernyataan terbuka mengenai keputusannya meninggalkan klub atau rencana karier ke depan. Akun media sosial pribadinya pun belum mengunggah pesan perpisahan secara mandiri. Para penggemar sepak bola nasional kini menunggu langkah apa yang akan diambil oleh sang penyerang setelah mengakhiri romansa panjangnya di Malang. Untuk informasi terbaru mengenai bursa transfer pemain Liga 1, pastikan Anda selalu memantau score.co.id agar tidak ketinggalan berita terkini.