Daftar Prestasi Ratchaburi FC: Profil Klub Thailand yang Diperkuat Pratama Arhan
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Prestasi Ratchaburi FC kembali menjadi sorotan publik sepak bola Asia Tenggara, terutama setelah menyingkirkan wakil Indonesia, Persib Bandung, di babak 16 besar AFC Champions League Two musim ini. Di bawah arahan juru taktik Worrawoot Srimaka, klub berjuluk The Dragons ini menunjukkan mentalitas juara yang solid.
Momen dramatis saat Sidcley mencetak gol penentu kemenangan Ratchaburi FC atas Nam Dinh FC di AFC Champions League Two.
Jejak Sejarah dan Kebangkitan The Dragons
Ratchaburi Football Club, yang lahir pada 2004, mengalami transformasi besar sejak diakuisisi keluarga Nitikarnchana pada 2010. Mereka meroket dari liga regional hingga menembus kasta tertinggi Thai League 1 pada 2013, sebuah pencapaian luar biasa yang menandai era baru klub. Sejak 2016, mereka bermarkas di Dragon Solar Park, stadion modern berkapasitas 13.000 penonton yang menjadi saksi bisu kebangkitan mereka.
Klub ini sempat menyandang nama Ratchaburi Mitr Phol karena kesepakatan sponsor, sebelum kembali ke nama asli Ratchaburi FC pada 2022. Identitas sebagai 'The Dragons' pun semakin melekat di hati para pendukungnya.
Daftar Gelar Domestik dan Drama di Final
Puncak prestasi Ratchaburi FC di level domestik terjadi saat mereka dinobatkan sebagai juara Thai FA Cup 2016. Gelar ini terbilang unik karena dibagikan kepada empat semifinalis sebagai tanda penghormatan setelah wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej. Tiga tahun berselang, mereka kembali melaju ke final FA Cup 2019, meski harus takluk 0-1 dari Port FC.
Klub ini juga dua kali menjadi runner-up Piala Liga pada 2012 dan 2013. Final edisi 2012 menjadi salah satu momen paling dikenang, di mana Ratchaburi harus bertanding tanpa satu pun pemain cadangan akibat regulasi peminjaman pemain dari lawan mereka di final, Buriram United.
Ratchaburi FC mengangkat trofi FA Cup 2016, sebuah gelar yang dibagikan bersama tiga semifinalis lainnya.
Gebrakan di Panggung Asia dan Klarifikasi Pratama Arhan
Performa konsisten di liga domestik, seperti finis di peringkat keempat musim 2024-25, mengantar The Dragons ke panggung AFC Champions League Two 2025-26. Di level Asia, mereka menunjukkan taringnya dengan lolos dari fase grup yang dihuni Gamba Osaka. Salah satu laga paling dramatis adalah saat menjamu Nam Dinh FC pada 27 November 2025, di mana gol telat dari Sidcley dan Ikhsan Fandi memastikan kemenangan 2-0.
Mentalitas ini dipuji langsung oleh sang arsitek, Worrawoot Srimaka. Dilaporkan oleh The-AFC.com, ia menyatakan kepuasannya melihat semangat pantang menyerah timnya.
"Worrawoot Srimaka was pleased to see Ratchaburi FC produce a performance that underlined their indomitable spirit after late goals secured the Thai side a 2-0 win against Nam Dinh FC."
Kejutan terbesar mereka ciptakan di babak 16 besar dengan menyingkirkan Persib Bandung. Ratchaburi sukses mengunci kemenangan dengan agregat meyakinkan 3-1, sebuah hasil yang mengukuhkan status mereka sebagai kekuatan baru Asia Tenggara. Di tengah performa apik ini, nama Pratama Arhan sempat dikaitkan dengan klub. Namun, data transfer resmi per 22 Januari 2026 menegaskan bahwa Arhan telah bergabung dengan Bangkok United sejak Januari 2025 dan tidak pernah memperkuat The Dragons.
Bek tangguh Ratchaburi FC, Gabriel Mutombo, saat menghentikan serangan Persib Bandung di babak 16 besar ACL Two.
Kiprah The Dragons di kancah domestik dan Asia membuktikan mereka bukan lagi tim semenjana. Terus pantau perkembangan terbaru dan ulasan mendalam seputar daftar prestasi Ratchaburi FC hanya di score.co.id.