Keputusan wasit Irfan Pelto memberikan penalti kedua memicu amarah kubu Marseille. Manajer Roberto De Zerbi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
"Itu penalti yang memalukan. Itu bukan pelanggaran. Saya akan mengatakan hal yang sama bahkan jika itu diberikan untuk kami. Bagi saya, itu bukan penalti, tidak akan pernah. Tidak di Bernabeu, tidak di Velodrome, tidak di Real Sociedad, tidak di mana pun."
Juru taktik Marseille, Roberto De Zerbi, melancarkan protes keras di pinggir lapangan terkait keputusan wasit.
De Zerbi bahkan menambahkan bahwa penalti kedua terasa sedikit memalukan, sebuah sentimen yang menegaskan betapa kontroversialnya momen pemecahan rekor tersebut bagi pihak lawan.
Update Terbaru: Madrid Semakin Tak Terkejar
Seiring berjalannya waktu, dominasi Real Madrid dalam statistik ini semakin kokoh. Berdasarkan pembaruan data komprehensif hingga April 2026, Los Blancos telah mengoleksi total 69 hadiah penalti di Liga Champions. Angka ini semakin menjauhkan mereka dari para pesaing terdekat.
Bayern Munich masih tertahan di peringkat kedua dengan 62 penalti, sementara perolehan Barcelona justru menurun menjadi 55 penalti. Konsistensi Madrid yang hampir selalu melaju jauh hingga fase gugur setiap musimnya menjadi faktor utama mengapa mereka menjadi klub dengan penalti terbanyak 2026. Di luar tiga besar, Juventus (34) dan FC Porto (32) melengkapi daftar lima besar, dengan Porto menjadi satu-satunya wakil dari luar lima liga top Eropa.
Data terbaru per April 2026 menunjukkan dominasi Real Madrid sebagai tim dengan koleksi penalti terbanyak di UCL.
Rekor ini menambah panjang daftar pencapaian fenomenal Real Madrid di kompetisi paling elite Eropa. Terus ikuti perkembangan terbaru mengenai daftar klub dengan penalti terbanyak di UCL dan berita sepak bola Eropa lainnya hanya di score.co.id.