Chelsea Terpuruk Setelah Kalah 3-0 di Amex Stadium: Catatan Kelam Lebih dari 1 Abad

SCORE.CO.ID - Malam di Amex Stadium berubah menjadi panggung yang begitu berat bagi The Blues. Chelsea terpuruk setelah kalah dari Brighton. Tim tuan rumah justru tampil begitu tajam, tenang, dan tanpa ampun saat menghajar tim tamu 3-0.Β  Kekalahan ini bukan sekadar tiga poin yang melayang, tetapi juga catatan kelam yang belum pernah dialami Chelsea selama lebih dari satu abad.

Chelsea Terpuruk Setelah Kalah dan Kehilangan Arah

Laga baru berjalan tiga menit ketika stadion sudah bergemuruh. Ferdi Kadioglu sukses membuka keunggulan Brighton usai memanfaatkan sepak pojok matang dari Pascal.Β  Gol cepat itu langsung mengguncang mental Chelsea yang sejak awal memang tampil gugup. Pelatih Liam Rosenior mencoba bermain aman dengan menurunkan formasi lima bek.Β  Namun strategi tersebut justru membuat permainan Chelsea terlihat pasif dan kehilangan kreativitas. Dalam 30 menit pertama saja, Brighton sudah mencatat tujuh tembakan tepat sasaran serta 15 kali memasuki area berbahaya lawan. The Seagulls benar-benar mendominasi permainan. Tekanan demi tekanan terus mereka lancarkan, sementara Chelsea terlihat kesulitan membangun serangan.Β  Absennya beberapa nama penting seperti kapten Reece James, Cole Palmer, dan Joao Pedro membuat lini permainan The Blues terasa tumpul. Masuk babak kedua, Brighton kembali memperbesar keunggulan lewat Jack Hinshelwood pada menit ke-56.Β  Gol itu lahir tak lama setelah momen kontroversial yang sempat memancing perdebatan, ketika Marc Cucurella melakukan penyelamatan di area yang dianggap nyaris handball.

Rekor Buruk yang Menghantui Stamford Bridge

Danny Welbeck Pemain Brighton Pencetak Gol Pamungkas
Danny Welbeck Pemain Brighton Pencetak Gol Pamungkas
Saat Chelsea berusaha mencari gol hiburan, Brighton justru menutup malam dengan cara yang lebih menyakitkan. Danny Welbeck yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol ketiga pada masa injury time, memastikan kemenangan telak 3-0. Hasil ini membuat Brighton naik ke posisi keenam klasemen dan membuka peluang besar untuk finis di zona Eropa, bahkan berpotensi lolos ke Liga Champions jika skenario tertentu berpihak pada mereka. Sebaliknya, Chelsea kini harus menelan kenyataan pahit. Mereka mencatat lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mampu mencetak satu gol pun.Β  Catatan seburuk ini terakhir kali terjadi pada 1912, sebuah era yang bahkan dikenang sebagai tahun tenggelamnya Titanic. Dalam lima laga terakhir, Chelsea kalah dari Newcastle, Everton, Manchester City, Manchester United, dan kini Brighton, semuanya tanpa mencetak gol. Sementara Fabian Hurzeler terus memperpanjang rekor impresifnya, Chelsea terpuruk setelah kalah dan terlihat semakin jauh dari identitas sebagai tim besar.Β