Bursa Transfer Serie A: 4 Raksasa Italia Menggoda, Arsenal Pasang Badan untuk Calafiori

SCORE.CO.ID - Bursa transfer Serie A memang belum dibuka, tapi panasnya sudah terasa. Kali ini, sorotan tertuju pada bek muda milik Arsenal, Riccardo Calafiori, yang mendadak jadi incaran banyak klub top Italia. Menariknya, meski godaan datang dari empat tim besar Serie A, The Gunners justru terlihat santai, bahkan terkesan ogah melepas sang pemain.

Bursa Transfer Serie A Incar Ricardo Calafiori

Sejak didatangkan dari Bologna pada musim panas 2024, Calafiori langsung jadi bagian penting dalam skuad Arsenal. Bek berusia 23 tahun itu sudah mencatatkan 57 penampilan di semua kompetisi.Β  Dengan usia yang masih muda dan fleksibilitas bermain sebagai bek tengah maupun bek kiri, wajar jika namanya mulai dilirik klub-klub besar. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Inter Milan menjadi salah satu tim yang paling serius memantau situasinya di Emirates Stadium.Β  Tak hanya Inter, tiga raksasa lain seperti AC Milan, Napoli, dan Juventus juga ikut antre berharap bisa memboyong sang bek kembali ke Italia. Namun, Arsenal punya sikap yang jelas, Calafiori tidak untuk dijual.Β  Manajemen klub bersama pelatih Mikel Arteta dan direktur olahraga Andrea Berta dikabarkan sepakat untuk mempertahankan pemain tersebut. Dengan kontrak yang masih tersisa tiga tahun, Arsenal memang tidak berada dalam posisi tertekan untuk melepasnya dalam bursa transfer Serie A. Dari sisi pemain sendiri, situasinya juga cukup nyaman. Calafiori disebut betah di London dan belum memiliki keinginan untuk hengkang dalam waktu dekat. Lingkungan tim, kesempatan bermain, serta perkembangan karirnya di Arsenal jadi alasan utama ia masih ingin bertahan.

Arsenal Pasang Badan untuk Memperkuat Lini Belakang

Piero Hincapie Pemain Arsenal dari Bayer Leverkusen
Piero Hincapie Pemain Arsenal dari Bayer Leverkusen
Persaingan di lini belakang Arsenal semakin ketat, apalagi setelah kedatangan Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen. Situasi ini membuat posisi Calafiori tidak sepenuhnya aman sebagai starter. Namun, ia masih berada di atas pemain muda seperti Myles Lewis Skelly dalam urutan pilihan tim. Artinya, meski tidak selalu masuk starting XI, menit bermainnya tetap cukup untuk menjaga performa dan kepercayaan diri. Dengan kondisi seperti ini, masa depan Calafiori jadi menarik untuk diikuti. Di satu sisi, ada godaan besar untuk kembali ke Italia dengan peluang bermain lebih banyak. Di sisi lain, Arsenal masih melihatnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang mereka. Jadi, akankah Calafiori tetap bertahan di London, atau justru tergoda pulang ke Serie A? Untuk sekarang, Arsenal jelas belum mau membuka pintu keluar.