BRUTAL! Aremania Dilempari Batu Jelang ke Markas Persebaya Hari Ini, Berikut Cuplikannya
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Hari ini jelang pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya ada kabar tak mengenakan jelang laga. Kenapa?
Pasalnya, Aremania dilempari batu, dan pelemparan itu terjadi saat rombongan menaiki bus menuju arah Tol Warugunung. Kali ini yang menjadi sasaran adalah bus suporter tim tamu.
Informasi yang didapatkan detikJatim, insiden pelemparan batu ini terjadi di KM 730.600A ruas Tol Warugunung saat rombongan suporter Arema ini sedang perjalanan pulang ke Malang dengan pengawalan dari para petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim.Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana menyebutkan pelemparan batu itu diduga berasal dari luar tol. Terduga pelaku pelemparan nekat melewati dinding pembatas menuju lahan steril tepi tol untuk melakukan pelemparan.Sebagaimana terlihat dalam rekaman yang didapatkan detikJatim dari Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, tampak sejumlah pemuda diduga pelaku pelemparan yang melarikan diri ke balik dinding pembatas tol dengan pemukiman atau lahan selain tol. Mereka tampak mengenakan pakaian serba hitam dan helm.Saat insiden itu terjadi, kata Hendrix, terjadi kepanikan di dalam bus. Para penumpang panik saat sebuah batu mengenai bagian bus mereka meski di depan terdapat pengawalan dari petugas kepolisian.Hendrix mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi terjadi hal-hal seperti itu. Dia memastikan bahwa tidak ada korban luka dalam insiden pelemparan batu tersebut."Kami patroli dan ada juga yang kami kawal," kata Hendrix saat dikonfirmasi dilansir dari laman detikJatim, Selasa (28/4/2026).Dia memastikan seluruh penumpang selamat dan tidak ada yang mengalami luka meski aksi pelemparan batu itu menyebabkan kerusakan di beberapa titik bagian salah satu bus yang menjadi bagian dari rombongan total sebanyak 16 bus suporter Aremania."Tidak ada (korban luka), tapi sudah kami antisipasi sejak awal dengan melakukan patroli dan pengawalan suporter Arema usai dari Bandung," katanya.Sayangnya, Hendrix tidak menyebutkan kerusakan apa yang dialami oleh bus tersebut.Untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang kembali, Hendrix akan melakukan pengawalan secara lebih ketat dan estafet hingga di titik pemberhentian terakhir di Malang."Saat masuk Jatim, kami kawal hingga ke Malang secara estafet,Ini pengawalan dari Ngawi dilaksanakan Sat PJR Ngawi sampai dengan Malang," tuturnya.Hendrix juga mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan satuan terkait untuk memburu siapa terduga pelaku pelemparan itu.Sampai saat ini Polri terus memburu sang pelaku, dan bus-bus yang sudah hancur akibat pelemparan tersebut. Masih tanda tanya siapa dalang utama?Β Kerusakan bus Aremania saat dilempari batu pasukan Bonek Surabaya