Bocoran Gaji Pemain PSMS Medan Musim Terbaru: Siapa yang Termahal?
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Gaji pemain PSMS Medan untuk musim kompetisi 2025/2026 menjadi topik hangat di kalangan suporter, namun hingga pekan ini, tidak ada satu pun bocoran valid yang terungkap ke publik. Alih-alih nominal kontrak, sorotan justru tertuju pada nilai pasar fantastis juru gedor anyar asal Brasil, Clayton da Silva, dan tembok kokoh pertahanan, Kim Jeung-Ho, yang memimpin daftar skuad Ayam Kinantan.
Clayton da Silva langsung menjadi andalan di lini depan PSMS Medan sejak didatangkan pada Januari 2026.
Kenyataannya, hingga 20 April 2026, informasi yang beredar luas bukanlah besaran gaji bulanan yang diterima para penggawa PSMS. Data yang dirilis oleh berbagai media merujuk pada estimasi nilai pasar (market value) dari laman Transfermarkt. Nilai ini merupakan indikator potensi transfer seorang pemain, bukan cerminan langsung dari pendapatan yang masuk ke kantong mereka setiap bulan.
Klub kebanggaan Kota Medan ini tampaknya menjaga rapat-rapat kerahasiaan dapur mereka, terutama soal finansial dan kontrak pemain. Fokus utama manajemen dan tim pelatih jelas tertuju pada perjuangan di Pegadaian Championship Liga 2, di mana setiap laga adalah final untuk merebut tiket promosi ke kasta tertinggi.
Daftar 'Pemain Termahal' Berdasarkan Nilai Pasar
Jika tolok ukurnya adalah nilai pasar, maka Clayton da Silva yang baru bergabung pada bursa transfer paruh musim Januari 2026 lalu adalah rajanya. Penyerang tajam ini memiliki banderol pasar mencapai Rp4,35 miliar, angka yang sangat signifikan untuk level Liga 2.
Di bawahnya, bercokol kapten tim sekaligus bek tangguh asal Korea Selatan, Kim Jeung-Ho. Mantan pemain timnas Korea U-23 ini dihargai senilai Rp3,04 miliar. Konsistensinya dengan 19 penampilan dan torehan 1 gol hingga Februari lalu menjadi bukti kualitasnya sebagai pilar pertahanan.
Kim Jeung-Ho, kapten PSMS Medan, menjadi komandan di lini pertahanan Ayam Kinantan musim ini.
Nama-nama lain yang masuk dalam jajaran elite skuad Ayam Kinantan adalah winger lincah Rifal Lastori dengan nilai pasar Rp2,17 miliar. Tiga pemain lainnya, yakni Bhudiar Riza, Antoni Putro Nugroho, dan juru gedor Felipe Cadenazzi, sama-sama memiliki nilai pasar di angka Rp1,74 miliar. Khusus Cadenazzi, ia membuktikan nilainya dengan menjadi top skor sementara klub lewat koleksi 8 golnya per Februari 2026.
Isu Gaji Telat Jadi Sejarah, Finansial Klub Membaik
Kondisi saat ini berbanding terbalik dengan musim lalu. Pada musim 2024/2025, isu tunggakan gaji sempat menerpa klub hingga Mei 2025. Namun, manajemen menegaskan situasi finansial kini jauh lebih sehat dan stabil. Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja, pada 6 April 2026 lalu memberikan pernyataan tegas yang menyejukkan hati para suporter.
βSekarang finansial sudah beres, bonus besar, fasilitas lengkap. Dulu setiap tanggal 31 sudah was-was soal gaji, sekarang tidak lagi. Tinggal bagaimana pemain bisa bertanggung jawab dengan apa yang sudah diberikan.β
Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa klub tidak lagi memiliki masalah klasik terkait pembayaran hak pemain. Dengan kondisi keuangan yang solid, fokus para pemain PSMS Medan sekarang sepenuhnya tercurah untuk memberikan performa terbaik di atas lapangan hijau demi mewujudkan mimpi kembali ke Liga 1.
Selebrasi khas Felipe Cadenazzi setelah berhasil membobol gawang lawan di Liga 2.
Dengan demikian, meskipun rasa penasaran publik terhadap nominal pasti kontrak para bintang tetap tinggi, fakta yang tersedia menunjukkan bahwa tidak ada bocoran resmi. Informasi yang ada hanyalah sebatas nilai pasar, yang menegaskan tingginya kualitas skuad. Pada akhirnya, yang terpenting bagi suporter adalah prestasi, bukan sekadar angka di balik tabir soal gaji pemain PSMS Medan.