SCORE.CO.ID - Kehadiran bintang muda Real Madrid, Franco Mastantuono, langsung memberikan dampak besar bagi Fiorentina. Setelah melewati tiga laga awal Serie A 2026-2027 tanpa kemenangan, La Viola bangkit dengan kemenangan telak 4-2 atas Venezia pada Jumat (11/9/2026).
Bintang Muda Real Madrid Jadi Pahlawan Fiorentina
Di bawah Grosso, Fiorentina selalu kalah. Mereka dibekuk AS Roma 0-4, Frosinone 0-3, dan Torino 1-2. Rentetan hasil buruk tersebut membuat La Viola terpuruk di dasar klasemen sementara.
Fiorentina kemudian menunjuk Paolo Vanoli sebagai pengganti Grosso. Vanoli bukan sosok asing bagi klub tersebut karena musim lalu berhasil menyelamatkan Fiorentina dari ancaman degradasi setelah menggantikan Stefano Pioli.
Pergantian pelatih itu langsung membawa perubahan. Fiorentina tampil lebih agresif dan akhirnya mengamankan tiga poin penting di kandang Venezia.
Sorotan utama tertuju kepada Franco Mastantuono. Pemain Argentina yang dipinjam dari Real Madrid tersebut tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol alias hattrick.
Mastantuono sebelumnya kesulitan menunjukkan kontribusi ketika masih berada di bawah arahan Grosso. Dalam tiga penampilan pertama, ia belum mampu menghasilkan gol maupun assist.
Situasinya berubah drastis setelah Vanoli dipercaya memimpin tim. Mastantuono langsung menjadi pemain paling menentukan dalam kemenangan atas Venezia.
Fiorentina memang sempat tertinggal lebih dulu melalui Akor Adams pada menit ke-22. Namun, Mastantuono membalikkan keadaan hanya dalam waktu satu menit.
Ia mencetak gol pada menit ke-29 dan 30 dengan pola yang hampir serupa. Dari sisi kanan, Mastantuono melakukan cut inside sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihentikan kiper Venezia.
Gol pertama mengarah ke tiang dekat, sedangkan gol kedua menuju tiang jauh. Mateo Pellegrino kemudian memperbesar keunggulan Fiorentina pada menit ke-66.
Mastantuono melengkapi hattrick pada menit ke-84. Venezia sempat memperkecil skor melalui Antoine Hainaut dua menit kemudian, tetapi kemenangan Fiorentina tetap tidak terganggu.
Rekor Baru untuk Mastantuono

Tiga gol tersebut membuat Mastantuono mencatatkan sejarah baru di Fiorentina. Pada usia 19 tahun 28 hari, ia menjadi pemain termuda klub yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan Serie A.
Rekor sebelumnya dipegang Claudio Desolati yang mencetak dua gol ke gawang Torino pada 17 Maret 1974 ketika berusia 19 tahun 52 hari.
Mastantuono juga mulai menunjukkan alasan Fiorentina berani meminjamnya dengan biaya 3,5 juta euro.
Statusnya sebagai salah satu talenta muda paling berharga membuatnya menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad La Viola. Kini, bintang muda Real Madrid itu mulai membuktikan potensinya di Italia.