"Saya Frustasi Main Disini", Kemarahan Benzema Meledak ke Al-Hilal

SCORE.CO.ID - Petualang sudah berakhir, Al Hilal sudah memutuskan kepergian Benzema dari klub.Β  Padahal masa baktinya ia baru di Arab Saudi sekitar 6 bulanan, dan menurut kabar Foot Mercato, Sky Sports, dan As, pemenang Ballon d'Or 2022 itu memang akan mengakhiri kontraknya dengan klub Arab Saudi tersebut.

Benzema Ungkap Alasan Pergi dari Al Hilal

Sampai emosinya meledak-ledak, Benzema ungkap alasan mengapa dia harus pergi dari klub Arab Saudi tersebut. Karim Benzema telah setuju untuk mengakhiri kontraknya dengan Al Hilal atas kesepakatan bersama dan akan tersedia hanya enam bulan setelah bergabung dengan klub Arab Saudi tersebut. Berbicara kepada TNT Sports, ia mengungkapkan kekesalannya. Benzema tidak tampil dalam kemenangan 5-1 atas Al Khaleej baru-baru ini , dengan Kader MeΓ―tΓ© yang memimpin lini depan. "Saya hampir frustasi dalam beberapa bulan. Saya hanya ingin semua membaik tapi akhirnya saya harus menyerah disini", katanya.
Benzema saat di interview di TNT Sports belum lama ini
Benzema saat di interview di TNT Sports belum lama ini
Benzema bergabung dengan Al-Hilal pada tahun 2026, pindah dari klub raksasa Arab Saudi lainnya, Al-Ittihad. Striker tersebut telah tampil sebanyak 16 kali untuk klub barunya, mencetak 10 gol dan memberikan lima assist. Ini adalah penurunan yang mengejutkan bagi seorang pemain yang menghabiskan bertahun-tahun di antara striker terbaik di planet ini.Β  Padahal dulu dia mencetak 354 gol untuk Real Madrid, memenangkan Ballon d'Or dan mengangkat trofi Liga Champions lima kali sebelum pindah ke Arab Saudi.

Mau Kemana Dia Berlabuh?

Kini perpisahan itu tampaknya semakin mendekati penyelesaian.Β  Benzema sendiri tampaknya tidak ingin mengakhiri kariernya di sini: menurut laporan terbaru, sang striker sedang mengevaluasi berbagai opsi untuk masa depannya, termasuk kemungkinan pindah ke Amerika Serikat. Dengan demikian, setidaknya untuk saat ini, babak lain dalam pengalaman Benzema di Arab Saudi telah berakhir. Mungkin di Liga MLS dia sedikit lebih tenang karena main disana tak ada target untuk dimuat secara berlebih.Β  Petualang di Liga Arab mungkin membuat dirinya semakin tidak produktif dan pindah ke MLS sepertinya akan membuat Karim bisa berubah bahkan lebih menyehatkan mental.