Bedah Strategi Inggris vs RD Kongo 2-1: Menang Sulit Berkat Perubahan Taktik
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Strategi Inggris vs RD Kongo 2-1 di Atlanta menjadi saksi betapa mahalnya harga sebuah kesabaran taktis di bawah asuhan Thomas Tuchel. Tiga perubahan besar dalam starting XI, yakni kembalinya Declan Rice, masuknya Noni Madueke, serta Djed Spence, awalnya sempat diragukan.
Benar saja, petaka datang lebih cepat lewat Brian Cipenga di menit ke-7 yang membungkam tribun Mercedes-Benz Stadium.
Starting XI dan 3 Perubahan Vital Tuchel
Inggris tampil pincang tanpa Jarell Quansah yang mengalami cedera engkel. Tuchel memasang Djed Spence sebagai deputi, sementara Madueke mengisi slot sayap yang ditinggalkan Bukayo Saka. Declan Rice kembali ke poros tengah untuk menjaga keseimbangan. Namun, transisi yang lambat di awal laga membuat sisi kanan Spence terekspos.
Gol Cipenga adalah hukuman atas kelengahan tersebut. Inggris dipaksa bekerja ekstra keras sejak peluit dibunyikan.
Strategi Inggris vs RD Kongo 2-1 - Thomas Tuchel menginstruksikan perubahan formasi Inggris untuk menekan pertahanan lawan.
Analisis Inggris vs Kongo: Menghadapi Low Block DR Congo
Lawan bukan tanpa rencana. RD Kongo menerapkan pertahanan sangat rendah atau low block yang sangat disiplin. Mereka hanya menguasai 30,6% bola sepanjang pertandingan. Angka ini membuktikan bahwa mereka memang sengaja memberikan karpet merah bagi Inggris untuk mendominasi, sembari menunggu celah serangan balik.
Sky Sports mencatat Inggris kehilangan daya dobrak atau end product di babak pertama. Tuchel sempat mengakui sulitnya mencari celah di tengah kerumunan pemain Kongo yang bermain rapat seperti saat melawan Portugal sebelumnya.
Perubahan Taktik Kunci di Babak Kedua
Tuchel tidak panik. Ia meminta tim tetap tenang. Di babak kedua, Jude Bellingham didorong lebih masuk ke area pocket untuk menarik keluar bek tengah lawan. Anthony Gordon masuk membawa napas baru.
Taktik bergeser menjadi serangan sayap yang lebih agresif dengan crossing sebagai senjata utama. Gordon terus menerus menyisir sisi kiri, sementara Madueke melebar di kanan untuk menarik bek sayap lawan agar renggang.
Harry Kane comeback - Kapten Inggris merayakan gol penentu kemenangan lewat duel udara di menit ke-86.
Dampak Strategi pada Gol Harry Kane
Kesabaran itu berbuah manis di menit ke-75. Gordon melepaskan umpan silang akurat yang dikonversi Harry Kane menjadi gol penyama kedudukan. Tekanan tidak berhenti. Inggris terus menjaga penguasaan bola di atas 68%.
Puncaknya terjadi di menit ke-86. Lewat skema yang nyaris serupa, Kane kembali mencetak gol lewat sundulan. Dua gol identik ini menjadi bukti sahih efektivitas perubahan formasi Inggris di tengah kebuntuan. Dominasi udara menjadi kunci saat permainan darat sudah tidak lagi mempan.
Pelajaran untuk Lawan Meksiko di 16 Besar
Kemenangan sulit ini membawa Inggris melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Meksiko. Tuchel berhasil membuktikan bahwa taktiknya bisa fleksibel saat menghadapi tim yang memarkir bus. Variasi serangan dan ketenangan pemain menjadi modal krusial.
Inggris kini lebih siap menghadapi lawan dengan tipikal bertahan serupa di fase gugur. Pantau terus ulasan taktik dan perkembangan terbaru skuad Three Lions hanya di score.co.id.