Badai Kritik untuk Rafael Leao: Dibilang Main Seenaknya, Ngambek Saat Diganti

SCORE.CO.ID - Kekalahan pahit yang dialami AC Milan saat bertandang ke markas SS Lazio ternyata memicu drama baru. Bukan hanya soal hasil pertandingan, sorotan tajam justru mengarah pada sikap bintang Rossoneri, Rafael Leao. Pertandingan di Stadio Olimpico itu berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan tuan rumah.Β 

Kritik untuk Rafael Leao

Gol tunggal yang dicetak Gustav Isaksen pada babak pertama cukup untuk membuat Milan pulang dengan tangan hampa. Namun, selepas laga, perbincangan publik malah lebih ramai membahas ekspresi kesal Leao ketika ditarik keluar lapangan. Momen tersebut langsung memancing berbagai reaksi, termasuk kritik tajam dari sejumlah pengamat sepak bola Italia. Banyak yang menilai sikap Leao menunjukkan frustrasi yang tidak perlu, apalagi timnya sedang berada dalam situasi sulit di klasemen. Kekalahan ini sendiri terasa cukup menyakitkan bagi Milan. Pasalnya, mereka sebelumnya sedang dalam momentum positif setelah meraih dua kemenangan penting. Rossoneri sempat mengalahkan Cremonese dan bahkan memenangkan derby melawan Inter Milan. Sayangnya, kekalahan di Roma membuat jarak mereka dengan Inter di puncak klasemen semakin melebar hingga delapan poin. Situasi ini jelas membuat tekanan terhadap skuad asuhan Massimiliano Allegri semakin besar. Drama kecil yang melibatkan Leao terjadi pada menit ke-67. Saat itu Allegri memutuskan menggantinya dengan striker Niclas Fullkrug. Keputusan tersebut rupanya tidak diterima dengan baik oleh pemain asal Portugal itu. Ketika berjalan menuju bangku cadangan, Leao terlihat mengucapkan beberapa kata kepada pelatihnya. Gestur tersebut langsung menjadi bahan perbincangan hangat dalam berbagai analisis pascalaga.

Kritikan Keras dari Francesco Graziani

Francesco Graziani Mantan Striker Italia
Francesco Graziani Mantan Striker Italia
Kritik paling keras datang dari mantan striker Italia, Francesco Graziani. Dalam program sepak bola di televisi Italia, ia menilai sikap dan performa Leao masih jauh dari kata konsisten. Menurut Graziani, Leao sebenarnya memiliki bakat luar biasa yang bisa menjadikannya pemain kelas dunia. Namun masalahnya, performanya di lapangan sering naik turun. Ia menilai Leao terkadang terlihat bermain dengan penuh energi, tetapi di momen lain justru tampak pasif dan sulit terlibat dalam permainan tim. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa potensi besar sang pemain belum benar-benar dimaksimalkan. Graziani bahkan menyebut gaya bermain Leao seolah mengikuti mood. Jika sedang ingin tampil, ia bisa terlihat sangat berbahaya. Namun jika tidak, kontribusinya bagi tim terasa minim. Ada yang bahkan bercanda bahwa Leao terkadang terlihat seperti menghilang dari pertandingan, seolah tidak benar-benar berada di lapangan. Komentar pedas tersebut semakin mempertegas satu hal, ekspektasi terhadap Rafael Leao di Milan memang sangat tinggi.Β