Aturan Baru Premier League Resmi Berlaku: Telat 5 Detik, Tim Langsung Kehilangan Bola

SCORE.CO.ID - Premier League akan memasuki musim baru dengan sejumlah perubahan penting dalam regulasi pertandingan. Aturan baru Premier League menjadi perhatian karena menghadirkan sanksi lebih tegas terhadap pemain yang mengulur waktu saat memulai kembali permainan.Β  Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan waktu bermain efektif sepanjang pertandingan. Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) memastikan regulasi baru mulai diterapkan pada musim 2026/2027.Β  Perubahan itu juga mengikuti pembaruan Laws of the Game yang diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris. Fokus utama aturan baru berada pada situasi lemparan ke dalam dan tendangan gawang. Pemain kini memiliki batas waktu untuk melakukan restart permainan. Apabila melewati batas yang ditentukan, tim akan menerima sanksi. Hukuman tersebut bisa menguntungkan lawan secara langsung.

Aturan Baru Premier League Terapkan Hitungan Lima Detik

PGMOL memperkenalkan sistem hitungan mundur selama lima detik. Wasit akan memulai hitungan setelah memberikan isyarat dengan gerakan tangan. Hitungan dilakukan ketika pemain dianggap sengaja mengulur waktu. Kondisi itu biasanya terjadi sebelum lemparan ke dalam atau tendangan gawang. Berikut ketentuan dalam aturan baru tersebut.
  • Wasit memberi sinyal sebelum hitungan dimulai.
  • Pemain memiliki waktu lima detik melakukan restart.
  • Lemparan ke dalam yang terlambat berpindah kepada lawan.
  • Tendangan gawang yang terlambat menghasilkan sepak pojok untuk lawan.
Sistem ini membuat setiap detik menjadi sangat penting. Tim tidak lagi leluasa membuang waktu saat mempertahankan keunggulan. Berbeda dengan aturan sebelumnya, hukuman kini lebih berat. Kehilangan penguasaan bola dapat mengubah jalannya pertandingan.

Alasan PGMOL Menerapkan Regulasi Baru

Pembaruan Laws of the Game yang diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris
Pembaruan Laws of the Game yang diumumkan Asosiasi Sepak Bola Inggris
PGMOL ingin meningkatkan waktu bermain efektif di Premier League. Praktik mengulur waktu dinilai terlalu sering terjadi dalam beberapa musim terakhir. Penjaga gawang dan pemain bertahan kerap memperlambat restart permainan. Cara tersebut biasanya dilakukan pada menit-menit akhir pertandingan. Sebelumnya, wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun, hukuman tersebut dianggap belum memberikan efek jera. Gol dari situasi bola mati juga semakin sering menentukan hasil pertandingan. Karena itu, hadiah sepak pojok bagi lawan dapat menjadi ancaman serius. Sistem serupa sebenarnya telah digunakan pada Piala Dunia 2026. Penerapannya dinilai berjalan cukup baik selama turnamen berlangsung. Meski demikian, beberapa pemain mencoba mencari celah aturan tersebut. Mereka mengatur posisi rekan setim sebelum mengambil bola. Cara itu membuat wasit belum memulai hitungan lima detik. Akibatnya, pemain memperoleh waktu tambahan untuk mengatur strategi. Dengan hadirnya aturan baru Premier League, tempo pertandingan diperkirakan menjadi lebih cepat. Klub juga dituntut lebih disiplin agar tidak kehilangan keuntungan akibat keterlambatan restart permainan.