Arsenal Gelar Ruwatan untuk Buang Sial Jelang Lawan PSG di Final UCL 2026
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom.
SCORE.CO.ID - Besok malam adalah hari menentukan apakah Arsenal bisa menghentikan paceklik gelar setiap masuk final UCL atau tetap selamanya begitu?Setelah baru saja meraih gelar Liga Inggris pertama mereka sejak menunggu 2004, tim asuhan Mikel Arteta bersiap menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions di Budapest pada hari Sabtu malam besok.Membawa pulang trofi Liga Champions pertama klub hanya 12 hari setelah kemenangan Liga Premier yang telah lama ditunggu-tunggu akan menjadikannya musim terhebat dalam sejarah gemilang Arsenal.
Tapi The Gunners Selalu Dibayangi History Buruk di UCL
Setiap kali mereka lolos ke semifinal selalu saja ada kegagalan.Masih ingat kekalahan 2-10 melawan Bayern Munchen? Ya itu terjadi ketika mereka melawat ke kandang Munchen pada 2017 silam.Saat itu Arsene Wenger telah meraih Piala FA tetapi tidak mampu berkutik di ajang Liga Champions 2026.The Gunners kalah 5-1 dari Bayern Munich untuk kedua kalinya berturut-turut, sehingga mencatatkan kekalahan agregat yang menyedihkan 10-2 dan tersingkir di babak 16 besar untuk musim keenam berturut-turut.Ditambah, pada tahun 1995, mereka kembali ke final Piala Winners' Cup, kalah 2-1 dari Real Zaragoza.Lima tahun kemudian, Arsene Wenger membawa Arsenal ke final Piala UEFA yaitu pada tahun 2000 dengan kemenangan yang diharapkan melawan Galatasaray di Kopenhagen.Tetapi nyatanya tim turki membuat Thierry Henry berlutut setelah kekalahan adu penalti 1-4 dan membuat Arsenal harus pulang dengan tangan kosong.
Terakhir Juga Kalah di Final UCL yang Membuat Arsenal Harus Buang Sial
Juga rekor yang tak kalah menyakitkan adalah ketika Arsenal kalah 1-2 atas Barcelona di Final UCL tahun 2006.Arsene Wenger lagi seolah mendapat kesialan itu beruntun. Tapi bagaimana dengan Arteta?Arteta ingin merusak rentetan sejarah buruk untuk menjaga fokus para pemainnya, memuji kekompakan dalam skuad dan mendesak mereka untuk melanjutkan kemenangan gelar juara dengan menaklukkan Eropa."Kita butuh energi itu mengalir. Melawan hal itu akan menjadi kesalahan besar," kata pemain Spanyol itu.Dipenutup keterangan ia mengungkapkan bahwa ia tahu apa yang harus dilakukan di Budapest besok."Kami sudah membicarakan apa yang harus kami lakukan di Budapest, bagaimana kami akan menggunakan semua energi luar biasa yang kami miliki untuk menuju final itu", tutup keterangannya.Mikel Arteta saat di interview jelang final lawan PSG besok malamPSG sebagai juara bertahan menghadirkan tantangan berat setelah mengalahkan Arsenal 3-1 secara agregat di semifinal musim lalu.Namun, setelah lebih dari 30 tahun diliputi kecemasan di Eropa, Arteta tahu bahwa dia bisa mengubah sejarah kelam menjadi momen yang tak terlupakan.