Analisis Taktik Yordania: Kelemahan Bola Mati Jadi Incaran Messi dan Argentina
Β· sukro score.co.id
score.co.id - Analisis Taktik Yordania kini berada di bawah mikroskop tajam menjelang bentrok kontra Argentina di Dallas Stadium pada 28 Juni mendatang. Laga penutup Grup J Piala Dunia 2026 ini bukan sekadar formalitas bagi La Albiceleste, meski status mereka sudah dipastikan lolos ke fase gugur.
Bagi Yordania, ini adalah ujian harga diri untuk menambal lubang menganga di lini pertahanan yang terus tereksploitasi dalam dua laga pembuka.
Kenyataannya pahit. Statistik menunjukkan tim asuhan Jamal Sellami ini sangat rapuh dalam mengantisipasi bola mati. Al-Nashama datang sebagai debutan dengan ambisi besar, namun realita di lapangan berkata lain.
Blok rendah 5-4-1 yang mereka usung justru seringkali menjadi bumerang saat lawan mendapatkan tendangan sudut atau bebas di area sepertiga akhir.
Analisis Taktik Yordania - Ancaman nyata datang dari eksekusi bola mati pemain Argentina yang sangat presisi di turnamen ini.
Data statistik Yordania di Grup J
Kalah corner 1-10 vs Aljazair
Saat menghadapi Aljazair, Yordania benar-benar didominasi. Mereka kalah telak dalam penguasaan bola yang hanya menyentuh angka 25 persen. Dampaknya? Tekanan konstan yang berujung pada sepuluh tendangan sudut untuk lawan, sementara Yordania hanya mampu membalas satu kali.
Gol yang bersarang di gawang Abdallah Al-Fakhouri lahir akibat kegagalan mengantisipasi bola kedua setelah kemelut corner. Koordinasi antar pemain di kotak penalti terlihat sangat kacau.
Masalah ini menetap saat berjumpa Austria. Meskipun ada sedikit perbaikan dalam penguasaan bola hingga 38 persen, kelemahan mendasar pada organisasi zonal marking tetap terlihat. Austria memenangkan mayoritas duel udara di kotak penalti.
Kekalahan 1-3 tersebut mengonfirmasi bahwa Yordania memiliki kerentanan defensif yang serius terhadap umpan silang melengkung. Laporan Reuters menyebutkan bahwa kelemahan set piece ini menjadi kekhawatiran utama staf pelatih menjelang laga pamungkas.
Kelemahan set piece Yordania menjadi fokus utama serangan balik dan strategi bola mati tim lawan di Grup J.
Senjata bola mati Argentina
Messi 5 gol, peran De Paul dan Enzo
Lionel Messi memang dipastikan tidak turun sejak menit pertama. Pelatih Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa La Pulga akan memulai laga dari bangku cadangan dan baru mendapatkan menit bermain di babak kedua. Meski begitu, Argentina tidak kekurangan algojo.
RotoWire memperbarui daftar eksekutor mereka per 25 Juni dengan menempatkan Enzo FernΓ‘ndez dan Rodrigo De Paul sebagai pelapis utama. Messi sendiri sedang tajam-tajamnya dengan koleksi 5 gol di turnamen ini, di mana tiga di antaranya lahir dari skema bola mati.
Update RotoWire set-piece takers 25 Juni
Berdasarkan data terbaru, Argentina mencatatkan efektivitas luar biasa. Lima dari delapan gol mereka di fase grup berasal dari situasi bola mati atau fase kedua setelah tendangan penjuru. Strategi Scaloni sangat jelas: jika pertahanan lawan sulit ditembus lewat permainan terbuka, manfaatkan postur dan akurasi umpan silang. Ini adalah ancaman horor bagi lini belakang Yordania yang seringkali kehilangan fokus di menit-menit krusial.
Pernyataan Scaloni dan Sellami jelang laga
Jamal Sellami mengakui keunggulan kelas lawannya. Ia menegaskan bahwa siapapun yang diturunkan Scaloni, Argentina tetaplah tim yang luar biasa solid. Di sisi lain, Scaloni menganggap laga di Arlington ini sebagai ajang menjaga ritme pemain pelapis.
Fokus utama Yordania sekarang hanyalah satu: menghindari kebobolan dari bola mati untuk ketiga kalinya secara berturut-turut di panggung dunia.
Taktik Jamal Sellami Yordania diuji untuk memperbaiki organisasi pertahanan yang rapuh di Dallas Stadium.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan satu arah. Argentina akan mengurung pertahanan Yordania sejak awal. Mengingat Yordania sering menumpuk pemain di kotak penalti, tendangan sudut akan menjadi kunci pemecah kebuntuan.
Jika organisasi pertahanan Yordania tidak segera dibenahi, Messi yang masuk di babak kedua kemungkinan besar akan menghukum mereka melalui eksekusi bola mati yang presisi. Dallas Stadium mungkin akan menjadi saksi betapa mematikannya spesialisasi bola mati Argentina di turnamen kali ini.
Dapatkan pembaruan terkini mengenai statistik pemain dan hasil pertandingan dunia secara lengkap melalui situs score.co.id secara rutin.