Alasan Neymar Gagal Ikut Piala Dunia 2026 jadi Tanda Tanya Besar

SCORE.CO.ID - Sorotan menuju Piala Dunia 2026 semakin memanas dan satu nama yang terus menjadi bahan perbincangan adalah Neymar Jr. Di tengah harapan publik yang masih tinggi, kondisi kebugaran Neymar justru menjadi tanda tanya besar. Apakah ini jadi alasan Neymar gagal ikut Piala Dunia 2026?

Apa Alasan Neymar Gagal Ikut Piala Dunia 2026?

Dalam beberapa tahun terakhir, perjalanan karir Neymar memang tidak berjalan mulus. Cedera yang datang silih berganti membuat penampilannya jauh dari kata konsisten.Β  Situasi ini pun membuat posisinya di Timnas Brasil mulai dipertanyakan, terlebih ketika Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan pelatih Carlo Ancelotti sama-sama menegaskan bahwa hanya pemain paling siap yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Meski statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Brasil tidak terbantahkan, Neymar kini menghadapi tantangan yang jauh lebih berat daripada sekadar persaingan di lapangan.Β  Dalam dua tahun terakhir, pemain yang kini memperkuat Santos itu lebih sering menepi akibat cedera dibanding tampil membela klub maupun tim nasional. Serangkaian masalah fisik membuat ritme permainannya terganggu. Akibatnya, performa Neymar di atas lapangan ikut menurun. Situasi ini menjadi alasan Neymar gagal ikut Piala Dunia 2026.Β  Tak heran, sejak Oktober 2023 nama Neymar belum lagi terlihat dalam daftar skuad Timnas Brasil. Padahal, untuk seorang pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti dirinya, absennya dari tim nasional tentu menjadi sinyal yang cukup serius. Meski demikian, keinginan Neymar untuk kembali mengenakan jersey kuning-hijau di Piala Dunia 2026 dikabarkan masih sangat besar. Turnamen tersebut bisa menjadi panggung terakhirnya di level internasional.

Lula dan Ancelotti Kirim Pesan Tegas

Presiden Brasil Lula
Presiden Brasil Lula
Harapan Neymar untuk tampil di Piala Dunia 2026 kini juga bergantung pada satu faktor utama yakni kebugaran. Presiden Brasil Lula secara terbuka menyampaikan bahwa Tim Samba tidak akan memilih pemain hanya berdasarkan nama besar. Menurut Lula, hasil pembicaraannya dengan Carlo Ancelotti menunjukkan bahwa pelatih asal Italia itu sangat serius dalam membangun tim yang kompetitif. Fokus utama bukan reputasi, melainkan kondisi pemain secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa Ancelotti hanya akan memanggil pemain yang benar-benar siap, baik secara fisik maupun mental. Artinya, nama sebesar Neymar pun tidak mendapat jaminan tempat jika belum berada dalam kondisi terbaik. Pesan ini sekaligus menjadi tantangan langsung bagi Neymar. Jika ingin tetap menjaga asa tampil di Piala Dunia 2026, ia harus membuktikan diri lewat performa konsisten dan kebugaran penuh.