Aiden O'Neill, Gelandang Australia yang Belajar Sepak Bola dari YouTube

score.co.id - Aiden O'Neill kini berdiri gagah di bawah sorot lampu stadion Amerika Serikat sebagai pilar lini tengah Socceroos. Gelandang New York City FC ini bukan sekadar pelengkap skuad dalam kampanye Piala Dunia 2026. Sosoknya adalah perpaduan kerja keras fisik dan kecerdasan taktis yang matang.

Profil Aiden O'Neill: Dari Brisbane Menuju Panggung Utama

Lahir di Brisbane pada 4 Juli 1998, Aiden Connor O'Neill memiliki garis hidup yang tidak biasa. Ia bukan produk akademi instan. Pemain bertinggi 180 cm ini memulai langkahnya di Brisbane Athletic sebelum takdir membawanya ke Inggris pada usia 14 tahun. Mengikuti kepindahan orang tua, ia justru mendarat di akademi Burnley. Bakatnya meledak cepat. Kontrak profesional pertama ia genggam pada Januari 2016. Momen magis terjadi di usia 18 tahun. Saat itu, ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga Burnley kontra Liverpool. Bayangkan perasaan seorang remaja yang tiba-tiba harus berhadapan dengan intensitas Premier League. Ia tersenyum sepanjang waktu di bangku cadangan. Begitu dipanggil Sean Dyche, dunia terasa miliknya. Burnley menang 2-0 hari itu. Sebuah debut yang terlalu indah untuk dilupakan.
Aiden O'Neill - Penampilan solid sang gelandang Australia saat membela New York City FC di kompetisi domestik.

Rekor Guinness dan Petualangan Lintas Benua

Kisah Gol Terlama Sepanjang Sejarah

Karier O'Neill di Melbourne City menyisakan tinta emas yang aneh sekaligus unik. Ia mencatatkan namanya di Guinness World Records untuk kategori jarak waktu gol terlama dalam satu pertandingan. Dua golnya tercatat terpisah sejauh 109 hari. Alasan di baliknya dramatis: laga melawan Melbourne Victory terpaksa dihentikan akibat invasi penonton dan baru dilanjutkan berbulan-bulan kemudian. Pelatih Rado Vidoőić bahkan sampai terheran-heran dengan fakta medis dan statistik ini. Setelah kenyang pengalaman di A-League dan sempat mencicipi atmosfer Standard Liège di Belgia, ia memutuskan hijrah ke Major League Soccer (MLS). Pada 23 April 2025, New York City FC resmi mengikatnya hingga 2028. Langkah ini terbukti jitu. Bermain di Amerika Serikat memberikan O'Neill keunggulan adaptasi menjelang putaran final Piala Dunia.
Aiden O'Neill - Momen bersejarah saat merayakan gol yang masuk dalam catatan rekor dunia setelah penantian 109 hari.

Peran Krusial Aiden O'Neill di Piala Dunia 2026

Australia tampil mengejutkan. Di bawah komando Tony Popović, Socceroos berhasil membungkam Türkiye dengan skor 2-0 pada 13 Juni 2026. O'Neill menjadi aktor penting yang menjaga kedalaman lini tengah. Perannya bukan lagi sekadar pelari, melainkan pengatur tempo. Ia telah mengantongi 30 caps internasional hingga Mei 2026, sebuah bukti kematangan mental. Puncaknya, pada 26 Juni 2026, nama O'Neill kembali muncul sebagai starter dalam formasi 3-4-2-1 melawan Paraguay. Ia berduet dengan rekan setimnya di NYCFC, Kai Trewin. Kehadirannya memberikan rasa aman bagi lini belakang Socceroos. Visi bermainnya tajam. Ia tahu kapan harus memutus serangan lawan dan kapan harus mendistribusikan bola ke sektor sayap.
Aiden O'Neill - Aksi gigih gelandang Australia saat memenangkan duel perebutan bola melawan pemain TΓΌrkiye.

Klarifikasi Narasi Belajar dari YouTube

Banyak rumor beredar bahwa O'Neill adalah pemain yang "belajar sepak bola dari YouTube". Fakta di lapangan berbicara lain. Ia adalah produk nyata dari sistem kompetisi sekolah di Brisbane Boys' College dan tempaan keras akademi Inggris. Narasi YouTube muncul karena ia sangat aktif membagikan perjalanan kariernya melalui kanal video resmi, seperti seri "My World Cup Dream". Di sana ia bicara soal pengorbanan keluarga, bukan belajar teknik menendang lewat tutorial daring. Ia adalah bukti bahwa kerja keras di lapangan hijau jauh lebih bernilai daripada ribuan klik di layar digital. Pantau terus aksi heroik para pemain Socceroos dan berita olahraga internasional paling mendalam hanya di score.co.id.