AC Milan Rugi Besar Usai Belanja Rp10 Triliun: Gagal Lolos Liga Champions
Β· SCORE.CO.ID Sunny S.Kom
SCORE.CO.ID - AC Milan sedang menghadapi situasi yang cukup rumit. Meski kondisi keuangan klub masih tergolong aman, performa Rossoneri di lapangan justru belum menunjukkan hasil yang memuaskan.Β Dalam beberapa musim terakhir, AC Milan rugi besar karena terus aktif mengeluarkan dana besar di bursa transfer, tetapi hasil yang didapat belum sebanding dengan pengorbanan finansial mereka.
Pendapatan Milan Naik, Tapi Prestasi Belum Mengikuti
Sejak diambil alih oleh RedBird Capital Partners, Milan memang menjalankan proyek besar untuk kembali bersaing di papan atas Eropa.Β Total dana transfer yang sudah dikeluarkan bahkan mencapai 515 juta euro atau sekitar Rp10,7 triliun.Β Sayangnya, investasi jumbo tersebut belum mampu membawa Milan tampil konsisten.Hal yang paling terasa tentu kegagalan lolos ke Liga Champions selama dua musim berturut-turut.Β Situasi itu membuat Milan kehilangan potensi pemasukan besar yang nilainya diperkirakan mencapai 70 juta euro atau sekitar Rp1,45 triliun.Meski performa tim naik turun, kondisi bisnis Milan sebenarnya masih cukup sehat.Β Laporan dari media Italia menyebut pendapatan klub di luar penjualan pemain meningkat hingga 66 persen selama era RedBird.Mereka tidak ingin terlalu bergantung pada suntikan dana pemilik dan lebih fokus mengembangkan pemasukan komersial, pengelolaan gaji, serta strategi transfer pemain.Pemilik klub, Gerry Cardinale, juga hanya mengalokasikan tambahan dana sekitar 55 juta euro untuk proyek stadion baru.Β Sementara keuntungan klub dalam dua musim terakhir banyak terbantu oleh penjualan pemain seperti Sandro Tonali dan Tijjani Reijnders.Namun di sisi lain, pencapaian tim di lapangan masih belum memuaskan. Dalam empat musim terakhir, Milan hanya mampu meraih satu trofi, yaitu Supercoppa Italiana.
AC Milan Gagal Lolos ke Liga ChampionsMilan sebenarnya sangat aktif di bursa transfer. Pada musim 2022/2023, mereka mengeluarkan lebih dari 100 juta euro untuk mendatangkan pemain seperti Charles De Ketelaere dan Ruben Loftus-Cheek.Rossoneri kembali belanja dengan nilai cukup fantastis dengan merekrut Christian Pulisic, Yunus Musah, hingga Samuel Chukwueze di musim berikutnya.Belanja besar itu terus berlanjut hingga kedatangan Santiago Gimenez, Youssouf Fofana, Christopher Nkunku, dan Ardon Jashari.Meski Milan masih mampu menjaga struktur gaji, biaya keseluruhan skuad kini meningkat tajam.Β Pengeluaran untuk gaji pemain dan amortisasi transfer kabarnya sudah mencapai 250 euro juta per musim.AC Milan rugi jika strategi transfer tidak segera diperbaiki, Rossoneri bisa semakin tertinggal dalam persaingan Serie A maupun kompetisi Eropa.