Daftar Lengkap 9 Pemain Naturalisasi Kamboja untuk ASEAN Cup 2026
Federasi Kamboja telah memproses banyak paspor atlet asing guna mendongkrak performa tim nasional secara instan. Strategi ini membuahkan hasil dengan terkumpulnya talenta-talenta dari berbagai latar belakang kompetisi internasional. Kehadiran mereka diharapkan mampu menutupi celah teknis yang selama ini menghambat kemajuan tim nasional.3 Pemain Jepang: Hikaru Mizuno, Takaki Ose, Yudai Ogawa
Blok Jepang menjadi fondasi utama dalam proyek ini, mengingat pengaruh kuat pelatih asal Negeri Sakura di Kamboja. Hikaru Mizuno yang membela Tiffy Army bergabung dengan Takaki Ose dari BG Pathum United. Sementara itu, Yudai Ogawa dari Svay Rieng melengkapi trio tersebut untuk menjaga kestabilan lini belakang dan tengah.2 Pemain Afrika & Kolombia: Abdel Coulibaly, Andreas Nieto
Kekuatan fisik dan kreativitas juga didatangkan dari benua lain melalui Abdel Coulibaly asal Pantai Gading. Di sisi penyerangan, Andreas Nieto membawa gaya main khas Amerika Selatan dari klub Phnom Penh Crown. Nama-nama besar lainnya seperti Mohammed Faeez, Anderson Zogbe, hingga Privat Mbarga turut mengisi daftar panjang pemain naturalisasi ini.Alisher Mirzaev: Naturalisasi ke-9 dari Uzbekistan
Pemain terbaru yang bergabung adalah Alisher Mirzaev, sosok gelandang kreatif yang resmi diperkenalkan pada 24 November 2025. Kedatangannya menggenapi jumlah sembilan pemain hasil naturalisasi yang disiapkan untuk turnamen dua tahunan ini. Mirzaev diprediksi akan menjadi motor serangan utama dalam skema formasi Koji Gyotoku.
Profil Alisher Mirzaev: Gelandang MOI Kompong Dewa yang Sudah 6 Tahun di Kamboja
Lahir pada 11 April 1996, Alisher Mirzaev kini telah memasuki usia matang, yakni 30 tahun. Ia memulai petualangannya di Kamboja sejak 2019 saat bergabung dengan Visakha FC sebelum akhirnya menetap di MOI Kompong Dewa. Pengalaman tinggal selama enam tahun tanpa terputus membuatnya memenuhi syarat residensi FIFA secara mutlak. Sebelum membela Kamboja, Mirzaev tercatat pernah mengoleksi enam penampilan bersama Timnas Uzbekistan U-16 dan U-20. Namun, lantaran belum pernah mencicipi caps di level senior Uzbekistan, proses perpindahan warga negaranya berjalan tanpa hambatan berarti. Kemampuan adaptasinya dengan atmosfer sepak bola lokal menjadi nilai plus yang sulit diabaikan pelatih.Skuad Final Kamboja vs Indonesia 27 Juli 2026: Hanya 4 Naturalisasi Dibawa Koji Gyotoku
Meski memiliki total sembilan pemain naturalisasi, tidak semua dipanggil untuk menghadapi Indonesia di laga pembuka. Pelatih Koji Gyotoku memutuskan hanya memboyong empat nama: Abdel Kader Coulibaly, Iago Bento, Alisher Mirzaev, dan Yudai Ogawa. Keputusan ini sempat memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola kawasan.Alasan Svay Rieng Tidak Lepas Pemain untuk AFC Champions League 2
Absennya beberapa pilar naturalisasi lain disebabkan oleh komitmen klub Svay Rieng di level kontinental. Klub tersebut tengah fokus menghadapi kompetisi AFC Champions League 2 musim 2026-2027. Akibatnya, beberapa pemain kunci harus tetap tinggal untuk membela klub mereka, sehingga kekuatan Kamboja sedikit berkurang saat bertandang ke Indonesia.Jadwal Timnas Indonesia vs Kamboja di Stadion Pakansari dan Dampak Naturalisasi
Pertarungan antara Timnas Indonesia melawan Kamboja dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026. Stadion Pakansari, Bogor, akan menjadi saksi bisu upaya Kamboja mencuri poin pada pukul 20.30 WIB. Kamboja datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya menang telak atas Bhutan dan Hong Kong pada agenda FIFA Matchday. Strategi naturalisasi ini terbukti efektif meningkatkan kualitas kolektif tim secara signifikan dalam waktu singkat. Skuad Garuda wajib mewaspadai pergerakan Alisher Mirzaev dan kawan-kawan yang kini lebih disiplin secara taktik. Laga ini diprediksi akan berjalan lebih sengit dibandingkan pertemuan-pertemuan pada edisi Piala AFF sebelumnya.Dapatkan update informasi skor dan jadwal lengkap pertandingan sepak bola favorit Anda melalui situs score.co.id yang selalu menyajikan berita olahraga terkini.