3 Pemain Como Cetak Sejarah: Pasukan Cesc Fabregas Bikin Serie A Geger

SCORE.CO.ID - Musim ini terasa seperti dongeng bagi Como 1907. Klub yang belum lama kembali ke kasta tertinggi Italia itu sukses menulis bab baru yang tak pernah dibayangkan para pendukungnya. Di bawah arahan Cesc Fabregas, 3 pemain Como cetak sejarah.

3 Pemain Como Cetak Sejarah

Como resmi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa usai menembus enam besar Serie A musim 2025/2026. Dari lini depan hingga ruang tengah, para serdadu Fabregas tampil tanpa lelah demi membawa klub kecil Lombardia itu menantang raksasa Italia.

1. Tasos DouvikasΒ 

Tasos Douvikas muncul sebagai senjata paling mematikan Como di lini depan.Β  Penyerang asal Yunani itu tampil tajam sejak pertama kali menginjakkan kaki di Serie A setelah direkrut dari Celta Vigo pada awal 2025. Tak butuh waktu lama bagi Douvikas untuk beradaptasi dengan kerasnya sepak bola Italia. Insting mencetak golnya langsung terasa dan membuat pertahanan lawan kerepotan hampir setiap pekan. Musim ini ia sukses mengoleksi 13 gol dan satu assist, sebuah catatan yang menjadikannya top skor Como. Namun kontribusinya bukan sekadar angka.Β  Kehadirannya membuat Como punya sosok predator yang selalu siap menghukum kesalahan lawan.

2. Jacobo RamonΒ 

Kesuksesan Como tak hanya dibangun lewat gol. Di lini pertahanan, Jacobo Ramon menjelma menjadi figur penting yang membuat permainan tim lebih stabil. Bek muda berusia 21 tahun itu didatangkan permanen dari Real Madrid CF dan langsung dipercaya menjadi pilihan utama Fabregas.Β  Meski masih muda, Jacobo tampil matang dan tenang saat menghadapi tekanan. Sepanjang musim, ia mencatatkan ribuan menit bermain dan bahkan ikut menyumbang dua gol penting.Β  Kemampuan membaca permainan serta keberaniannya dalam duel membuat lini belakang Como jauh lebih sulit ditembus.

3. Lucas da Cunha

Lucas da Cunha Gelandang Como
Lucas da Cunha Gelandang Como
Di balik permainan atraktif Como, ada peran besar Lucas da Cunha yang bekerja senyap di lini tengah. Gelandang asal Prancis itu menjadi penghubung utama antara pertahanan dan serangan. Da Cunha memang bukan pemain paling mencolok, tetapi pengaruhnya terasa di hampir setiap pertandingan.Β  Ia mampu menjaga tempo permainan, membantu bertahan, sekaligus mendorong serangan dengan mobilitas tinggi. Musim ini, pemain 24 tahun tersebut mencatatkan empat gol dan empat assist dari 33 pertandingan Serie A.Β  Penampilannya yang stabil membuat Como langsung memperpanjang kontraknya hingga 2029. Bersama Douvikas dan Jacobo Ramon, Da Cunha menjadi bagian penting dari kisah luar biasa Como musim ini.Β  Fakta 3 pemain Como cetak sejarah, klub yang dulu dipandang sebelah mata kini resmi berdiri di panggung Eropa.